Begini Posisi Korban Longsor di Bandara Soetta Tertimbun Tanah

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Lokasi longsor di terowongan Bandara Soekarno-Hatta, Jalan Perimeter Selatan setelah proses evakuasi korban. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Lokasi longsor di terowongan Bandara Soekarno-Hatta, Jalan Perimeter Selatan setelah proses evakuasi korban. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang -Petugas yang mengevakuasi korban longsor di bandara Soetta (Soekarno-Hatta) mengakui proses atas 2 penumpang Honda Brio yang terjebak, cukup sulit.

    "Kesulitannya karena petugas mengutamakan keselamatan jiwa korban," ujar Kepala Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar Ahmad Yusep Gunawan saat ditemui di lokasi longsor, Selasa pagi ini 6 Februari 2018.

    Yusep yang ikut dalam proses evakuasi korban sejak awal hingga akhir mengatakan fakta di lapangan petugas menemui kesulitan karena posisi kedua korban berada di dalam kendaraan yang terhimpit dinding beton yang runtuh.


    Baca : Longsor Underpass, Jenazah Dianti Dyah Ayu Putri Dimakamkan di Serang

    "Ketika salah gerakan sedikit, runtuhan beton dan tanah menekan atap kendaraan dan ini beresiko sekali untuk keselamatan jiwa korban," tutur Yusep.

    Yusep mengatakan tim dari Basarnas, Avsec Bandara Soekarno-Hatta dan Polres Bandara Soekarno-Hatta bersama sama melakukan proses evakuasi korban sekitar 15 jam.

    Peristiwa bencana longsor di Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 17.45 sore. Sekitar pukul 17.55 petugas dari Avsec, Basarnas, Pemadam Kebakaran dan kepolisian Bandara Soekarno-Hatta langsung mendatangi lokasi kejadian. Sekitar pukul 18.20 alat berat dari Waskita datang ke lokasi.

    Sekitar 18.30, tim dari Basarnas, PMI dan Ambulans turut membantu upaya evakuasi. Hingga pukul 03.00 dinihari tadi petugas berhasil mengevakuasi Dyani Putri, 25 tahun. Sopir dari Mobil Honda Brio ini langsung dilarikan ke RS Mayapada Tangerang. Namun lima jam kemudian jiwanya tak tertolong.

    Korban kedua, Muthmainah berhasil dikeluarkan dari kendaraan yang tertimbun longsor pada pukul 7.00 pagi tadi dan langsung dilarikan ke RS Siloam Karawaci, Tangerang.

    Berdasarkan pengamatan Tempo di lokasi, kendaraan yang ditumpangi dua korban masih tertimbun longsor. Karena posisi kendaraan berada di lengkungan terdalam dari terowongan Perimeter Selatan ini, kendaraan tertutup oleh tanah dan reruntuhan dinding beton.

    Garis polisi menutup akses utama dari Tangerang menuju dan dari Bandara Soekarno-Hatta ini. Diatas terowongan yang merupakan jalur kereta juga terlihat tidak aktifitas kereta hingga siang ini akibat longsor di Bandara Soetta tersebut.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.