Anies-Sandi Dijadwalkan Resmikan Al-Jihad di Kampung Akuarium

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi akan dibangunnya musala Al-Jihad di kompleks Kampung Akuarium, Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa, 24 April 2018. Tempo/Dias Prasongko

    Lokasi akan dibangunnya musala Al-Jihad di kompleks Kampung Akuarium, Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa, 24 April 2018. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno disingkat Anies-Sandi dikabarkan akan meresmikan musala baru yang dibangun bekas lahan puing-puing bangunan warga Kampung Akuarium. Rencananya, peresmian akan dilakukan pada awal bulan Ramadan 2018.

    "Insya Allah, pada bulan puasa nanti akan diresmikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur," kata Kepala BAZIS Jakarta Utara, Hari Agusti usai mengikuti peletakan batu pertama pembangunan musala di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa, 24 April 2018.

    Baca : Kenapa Wakil Ketua DPRD Ingin Anies-Sandi Gusur Semua Wali Kota?

    Hari ini, Selasa, 24 April 2017 Badan Amil Zakat Infaq dan Sedekah (BAZIS) DKI Jakarta khususnya wilayah Jakarta Utara bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta utara menggelar acara peletakan batu pertama pembangunan musala. Musala tersebut memiliki luas 90 meter persegi, dengan panjang 10 meter dan lebar 9 meter.

    Hari mengatakan, selain melakukan peresmian tersebut, Anies dan Sandi direncakan akan menggelar buka puasa bersama warga pada awal bulan Ramadan mendatang. Selain itu, pembangunan musala ini menggunakan dana dari Badan Amil Zakat Infaq dan Sedekah (BAZIS) DKI Jakarta.

    Dalam pembangunan, seluruh material bangunan akan disediakan oleh BAZIS DKI Jakarta. Selain itu, fasilitas musala seperti karpet dan sajadah juga bakal diberikan untuk melengkapi musala.

    Menurut Hari, pembangunan musala tersebut memakan biaya sebesar Rp 270 juta rupiah. Hari berujar, jumlah tersebut sudah termasuk biaya pekerja yang ikut membangun.

    "Hitunganya per meter adalah Rp 3 juta, jadi tinggal dikalikan 90 meter dikalikan Rp 3 juta. Itu dihargakan oleh tukang yang membangun," ujar Hari lagi.

    Walikota Jakarta Utara, Husein Murad mengatakan musala tersebut bakal dinamakan dengan musala Al-Jihad. Menurut Husein, pembangunan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu tiga pekan ke depan. "Targetnya sebelum puasa musalanya sudah bisa digunakan oleh warga. Jadi sebelum puasa sudah selesai," demikian Husain soal musala yang direncanakan bakal diresmikan Anies-Sandi bulan depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.