SBMPTN 2018 di Jakarta: 14 Peserta Difabel Ikuti Ujian

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksanaan SBMPTN dengan metode ujian tulis berbasis cetak di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 8 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    Pelaksanaan SBMPTN dengan metode ujian tulis berbasis cetak di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 8 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Panitia Lokasi 30 Jakarta Untung Yuwono mengatakan, ada 14 peserta berkebutuhan khusus atau difabel yang mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2018.

    Dari total 14 peserta, 11 di antaranya mengikui ujian di Kampus Universitas Indonesia, Kota Depok. “Tiga peserta lain ujian di UNJ dan Perbanas," kata Untung di Kampus UI sore tadi, Selasa, 8 Mei 2018.

    Menurut Ketua Panitia Lokal Jakarta SBMPTN 2018 Bambang Wibawarta, tugasnya menaungi empat perguruan tinggi negeri, yakni UI, Universitas Negeri jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPN).

    BacaJumlah Kursi SBMPTN 2018 di 4 Perguruan Tinggi Negeri di Jakarta

    Ujian SBMPTN 2018 Panitia Lokasi Jakarta diikuti oleh 74.927 peserta yang terdiri  29.175 peserta ujian sains dan teknologi; 40.131 ujian sosial dan hukum; 5.621 ujian campuran. Jumlah peserta ujian tahun ini mengalami peningkatan sebanyak 8,9 persen. Pada 2017 jumlah peserta 68.764 orang.

    Tahun ini SBMPTN kembali menerapkan dua metode ujian, yaitu Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Jumlah total 72.787 peserta UTBC dan 2.140 peserta UTBK.

    Lokasi ujian SBMPTN Panitia Lokasi Jakarta, Bambang menerangkan, bertempat di 81 sekolah dan 13 perguruan tinggi yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang Selatan.

    SBMPTN 2018 hari pertama dengan ujian Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek), dilanjutkan dengan Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), dan Tes Kemampuan Dasar Soshum (TKD Soshum). “Bagi peserta SBMPTN yang memilih program studi ilmu seni dan keolahragaan, ujian Keterampilan dilaksanakan pada hari Rabu dan Jumat,” katanya.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.