Selasa, 16 Oktober 2018

Darurat Teroris: Anies Baswedan Perintahkan Siskamling Dihidupkan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, didampingi wakilnya, Sandiaga Uno, memberikan pernyataan terkait kondisi Jakarta Siaga 1 di tengah serentetan aksi teror bom bunuh diri di Indonesia. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, didampingi wakilnya, Sandiaga Uno, memberikan pernyataan terkait kondisi Jakarta Siaga 1 di tengah serentetan aksi teror bom bunuh diri di Indonesia. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan surat tertanggal hari ini, Rabu, 16 Mei 2018, Nomor 6 Tahun 2018 tentang seruan peningkatan kewaspadaan di lingkungan masyarakat. Seruan ini menyusul setelah maraknya serangan teroris diberbagai daerah.

    Surat Gubernur DKI tersebut ditujukan kepada anggota Dewan Kota/Kabupaten, anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan, anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, serta Ketua RT dan RW.

    BacaPria Diduga Teroris Kunciran Tukang Jahit Baru 3 Bulan Menikah 

    Dalam suratnya, Anies Baswedan meminta mereka meningkatkan koordinasi dengan aparat di wilayah serta aparat di lingkungan masing-masing.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan surat tertangal 16 Mei 2018 tentang seruan meningkatkan penjagaan keamanan tanpa menyebutkan

    Dia pun memerintahkan peningkatan pengawasan terhadap penghuni tempat kost, warga pendatang atau tamu. Gubernur DKI Anies Baswedan bahkan meminta diaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) bersama warga.

    Jika ada hal-hal yang mencurigakan, dalam surat tersebut disebutkan agar melaporkannya kepada aparat wilayah dan aparat keamanan. Anies Baswedan mengajak warga Ibu Kota saling menjaga, menghadirkan suasana tenang, ikut peduli, serta terlibat dalam merawat kerukunan dan keharmonisan lingkungan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.