Hari Lahir Pancasila, Peserta Buka Bersama Tur Gereja Katedral

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pastur Paroki Gereja Katedral Jakarta Romo Hani Rudi Hartoko mengajak peserta bukber bersama melihat gereja Katedral, Jumat, 1 Juni 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur.

    Pastur Paroki Gereja Katedral Jakarta Romo Hani Rudi Hartoko mengajak peserta bukber bersama melihat gereja Katedral, Jumat, 1 Juni 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, Gereja Katedral Jakarta bersama Jaringan Gusdurian, Tempo Institute, Pustaka Bergerak, dan GKI yang tergabung dalam Komunitas Kerja Bakti Demi Negeri menggelar acara buka puasa dan silaturahmi, Jumat 1 Juni 2018.

    Acara bertajuk "Menguatkan Toleransi, Persaudaraan, dan Solidaritas Kemanusiaan" ini berlangsung di aula Gereja Katedral, Juanda, Jakarta Pusat. Sebelum berbuka puasa, panitia acara memperingati kelahiran Pancasila tersebut mengajak peserta acara berkeliling area Gereja Katedral.

    Baca : Hari Lahir Pancasila, Gereja Katedral Gelar Buka Puasa Bersama

    Tur dipandu oleh Pastur Kepala Gereja Katedral Romo Hani Rudi Hartoko. Romo Hani menjelaskan sejarah bangunan gereja dan makna ibadah umat kristiani kepada para peserta dari berbagai kelompok masyarakat.

    "Salah satu kekhasan dari gereja ini adalah adaptasi gaya neo-gotik," kata Romo Hani saat membawa peserta ke dalam gedung gereja, "Begitu masuk, anda akan berada di sebuah ruangan yang besar, menunjukkan betapa kecilnya kita di hadapan Yang Maha Kuasa."

    Peserta acara buka puasa dan silaturahmi bertajuk "Menguatkan Toleransi, Persaudaraan, dan Solidaritas Kemanusiaan" mengikuti tur keliling Gereja Katedral Jakarta pada Jumat, 1 Juni 2018. TEMPO/Salsabila Putri Pertiwi

    Peserta acara tur gereja dan buka puasa bersama menunjukkan respon positif atas diselenggarakannya acara lintas komunitas tersebut.

    Profesor Harijono Djojodihardjo, CEO The Institute for the Advancement of Aerospace Science and Technology yang juga turut mengikuti tur gereja, mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai Gereja Katedral dan Komunitas Kerja Bakti Demi Negeri itu.

    "Memang saya curious ya, bagaimana orang mencoba menunjukkan hubungannya dengan yang ghaib, yang merupakan bagian dari kita juga," kata Harijono.

    Puluhan peserta acara terkait kelahiran Pancasila itu tampak antusias mengikuti tur tersebut. Banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan hingga mengambil swafoto di dalam gereja. Sayang, tur tidak berlangsung lama karena waktu berbuka puasa sudah dekat dan ada misa yang digelar pukul 18.00 WIB.

    SALSABILA PUTRI PERTIWI | DA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.