Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

17 Ribu E-KTP Warga Bogor Belum Bisa Dicetak, Ini Penyebabnya

image-gnews
Petugas memeriksa e-KTP yang sudah tercetak pada acara Nusantara Expo 2017 di TMII, Jakarta, 20 Oktober 2017. Dalam kegiatan ini, warga yang memiliki KTP rusak, hilang blanko, atau KTP hilang, dapat langsung memiliki e-KTP dengan membawa sejumlah persyaratan. Tempo/Fakhri Hermansyah
Petugas memeriksa e-KTP yang sudah tercetak pada acara Nusantara Expo 2017 di TMII, Jakarta, 20 Oktober 2017. Dalam kegiatan ini, warga yang memiliki KTP rusak, hilang blanko, atau KTP hilang, dapat langsung memiliki e-KTP dengan membawa sejumlah persyaratan. Tempo/Fakhri Hermansyah
Iklan

TEMPO.CO, Bogor - Kendati warga sudah melakukan print ready record (PRR), kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP mereka tidak bisa dicetak oleh petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor.
 
Penyebabnya, stok tinta yang digunakan untuk mencetak e-KTP di Disdukcapil Kota Bogor sudah habis dan telat dikirim oleh pemerintah pusat.

"Beberapa bulan ini petugas kami tidak bisa mencetak e-KTP karena tintanya sudah habis. Akibatnya, ada 17 ribu e-KTP terlambat diberikan kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor Dody Ahdiat, Rabu, 6 Juni 2018.

Baca: Polres Bogor Tutup Penyelidikan Kasus E-KTP Tercecer

Masalah tersebut sudah dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri. "Laporan kami akhirnya ditanggapi oleh Kementerian dengan mengirimkan pasokan tinta untuk Disdukcapil Kota Bogor dua hari lalu," katanya.

Setelah tinta datang pada 4 Juni lalu, kantor Disdukcapil Kota Bogor, yang berlokasi di Jalan Adnan Wijaya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, dipadati ratusan warga yang akan mencetak e-KTP.

"Dalam satu hari jumlah e-KTP yang bisa kami cetak hanya sekitar 700 hingga 800 orang saja," kata Dody.

Baca: E-KTP Tercecer di Bogor, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun jumlah permohonan pencetakan e-KTP yang sudah PRR dan harus dicetak sebanyak 17 ribu pemohon. Untuk mengakomodasi dan melayani masyarakat untuk mendapatkan e-KTP, pihak Disdukcapil Kota Bogor membuka pelayanan cetak e-KTP hingga 13 Juni 2018 atau H-2 Lebaran. 

"Petugas kami tetap bekerja hingga H-2 Lebaran untuk melayani masyarakat yang akan mencetak e-KTP. Insya Allah terlayani karena stok tinta dan blangko mencukupi,” ujarnya.

Dody menyarankan pemohon cetak KTP mengecek dulu status e-KTP yang bersangkutan di website disdukcapil.kotabogor.go.id sebelum datang ke kantor. 

"Warga yang bisa mencetak KTP jika status e-KTP sudah PRR, silakan datang ke kantor dengan membawa kartu keluarga (KK) atau suket (surat keterangan) atau e-KTP yang rusak atau bawa surat keterangan hilang," katanya.

Hingga akhir Mei 2018, e-KTP yang sudah siap cetak ada 13.990. Sedangkan yang masih dalam proses penunggalan di Kementerian Dalam Negeri ada 29.236 e-KTP. Untuk blangko masih tersedia 23 ribu keping, yang berarti masih cukup untuk mencetak e-KTP.

M. Sopiyan, 39 tahun, warga Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, mengatakan sudah dua bulan belum mendapatkan e-KTP meski sudah melakukan PRR. "Perekaman sudah dua bulan lalu, baru sekarang dipanggil lagi untuk mencetak e-KTP. Itu pun harus menunggu dari pagi hingga sore baru dipanggil," katanya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Begini Mekanisme Penyesuaian Administrasi Kependudukan saat Jakarta Berubah Status

14 hari lalu

Begini Mekanisme Penyesuaian Administrasi Kependudukan saat Jakarta Berubah Status

Pemutakhiran data administrasi kependudukan (adminduk) dilakukan bertahap. Penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai pengganti e-KTP juga terus digencarkan.


Begini Mekanisme Penyesuaian Administrasi Kependudukan saat Jakarta Berubah Status

14 hari lalu

Begini Mekanisme Penyesuaian Administrasi Kependudukan saat Jakarta Berubah Status

Pemutakhiran data administrasi kependudukan (adminduk) dilakukan bertahap. Penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai pengganti e-KTP juga terus digencarkan.


Korban Keracunan di Cipaku Bertambah, Pemerintah Tetapkan Status KLB

15 hari lalu

Suasana Puskesmas Cipaku, Kota Bogor, yang merawat warga diduga keracunan, Selasa (4/6/2024). (ANTARA/Shabrina Zakaria)
Korban Keracunan di Cipaku Bertambah, Pemerintah Tetapkan Status KLB

Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan di Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terus bertambah. Saat ini jumlahnya tercatat 93 orang.


5 Tips Agar e-KTP Awet dan Tidak Mudah Rusak

31 hari lalu

Penyedia jasa perbaikan e-KTP sedang memperbaiki e-KTP warga yang rusak di kawasan Salemba, Jakarta, Senin, 6 Juli 2020. Penyedia jasa mematok harga Rp 10 ribu untuk perbaikan KTP dan Rp 5 ribu untuk 3 sampul jualannya. TEMPO/Subekti.
5 Tips Agar e-KTP Awet dan Tidak Mudah Rusak

Banyak cara membuat E-KTP lebih awet, seperti membersihkannya dengan minyak telon atau memasang antigores.


Cegah Kecurangan Seperti Tahun Lalu, Kota Bogor Rumuskan Kebijakan Baru untuk PPDB 2024

33 hari lalu

Ilustrasi PPDB bermasalah. ANTARA
Cegah Kecurangan Seperti Tahun Lalu, Kota Bogor Rumuskan Kebijakan Baru untuk PPDB 2024

Tahun lalu, pelaksanaan PPDB di Kota Bogor menjadi sorotan karena ditemukan kecurangan berupa manipulasi data KK


Syarat Calon Independen di Pilkada 2024, Segini Jumlah Dukungan Harus Terpenuhi

36 hari lalu

Warga memadati salah satu posko Teman Ahok di Kuningan City, Jakarta, 11 Maret 2016. Teman Ahok berharap Ahok dapat maju sebagai calon Gubernur Independen dalam mewujudkan Jakarta baru yang lebih bersih, maju dan manusiawi. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Syarat Calon Independen di Pilkada 2024, Segini Jumlah Dukungan Harus Terpenuhi

Calon pemimpin daerah yang memilih jalur calon independen wajib memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut.


Polisi Tangkap Eks Manajer Restoran Hotman Paris yang Bawa Kabur Uang Rp172 Juta

50 hari lalu

Konferensi pers pengungkapan kasus penggelapan uang di restoran Hotmen milik Hotman Paris di Kota Bogor. Foto: ANTARA/Shabrina Zakaria
Polisi Tangkap Eks Manajer Restoran Hotman Paris yang Bawa Kabur Uang Rp172 Juta

Tersangka berinisial FA diduga membawa kabur uang di restoran Hotmen milik pengacara Hotman Paris


PLN dan Pemkot Bogor Sediakan SPKLU Khusus Angkot Listrik

18 April 2024

 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN di Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 21 November 2023. TEMPO/Erwan Hartawan
PLN dan Pemkot Bogor Sediakan SPKLU Khusus Angkot Listrik

Penyediaan SPKLU itu merupakan bentuk dukungan PLN terhadap uji coba 5 unit Angkutan Umum Perkotaan Berbasis Listrik di Kota Bogor (Alibo).


Tak Hanya Remisi Lebaran, Tahun Lalu Setya Novanto Dapat Remisi HUT RI Selama 3 Bulan

14 April 2024

Sudah Berkali Dapat Remisi, Segini Diskon Masa Tahanan Koruptor e-KTP Setya Novanto
Tak Hanya Remisi Lebaran, Tahun Lalu Setya Novanto Dapat Remisi HUT RI Selama 3 Bulan

Tidak hanya tahun ini, Setya Novanto alias Setnov pun mendapat remisi khusus Hari Raya Idulfitri 2023.


Curah Hujan Tinggi di Bogor, Ahli Meteorologi IPB Ungkap Fakta Ini

4 April 2024

Ilustrasi hujan. REUTERS
Curah Hujan Tinggi di Bogor, Ahli Meteorologi IPB Ungkap Fakta Ini

Setidaknya ada tiga faktor utama yang menyebabkan curah hujan di Kota Bogor selalu tinggi. Namun bukan hujan pemicu seringnya bencana di wilayah ini.