Kalahkan Kolom Kosong, Arief-Sachrudin Pimpin Kota Tangerang Lagi

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang yang juga pasangan petahana Pilkada Kota Tangerang Arief R Wismansyah (kiri) dan Sachruddin (kedua kanan) bersama pendukungnya mengungkapkan kegembiraannya dengan menceburkan diri ke kolam atas keunggulannya terhadap kotak kosong di Karawaci, Tangerang, Banten, Rabu, 27 Juni 2018. Pasangan petahana Arief R Wismansyah dan Sachruddin untuk sementara unggul 86 persen dari kotak kosong pilkada Kota Tangerang yang hanya diikuti satu pasangan calon. ANTARA

    Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang yang juga pasangan petahana Pilkada Kota Tangerang Arief R Wismansyah (kiri) dan Sachruddin (kedua kanan) bersama pendukungnya mengungkapkan kegembiraannya dengan menceburkan diri ke kolam atas keunggulannya terhadap kotak kosong di Karawaci, Tangerang, Banten, Rabu, 27 Juni 2018. Pasangan petahana Arief R Wismansyah dan Sachruddin untuk sementara unggul 86 persen dari kotak kosong pilkada Kota Tangerang yang hanya diikuti satu pasangan calon. ANTARA

    TEMPO.CO, Tangerang - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah-Sachrudin mengalahkan kolom kosong dalam perhelatan pilkada serentak 2018. Arief-Sachrudin memperoleh 609.428 suara, sedangkan kolom kosong memperoleh 102.386 suara.

    Arief-Sachrudin dinyatakan menang atas kolom kosong melalui rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang 2018 di Kantor KPU Kota Tangerang, Jalan Nyimas Melati nomor 16, Tangerang, Rabu, 4 Juli 2018.

    Ketua KPUD Kota Tangerang Sanusi mengatakan penghitungan suara telah selesai dilaksanakan. Secara prosentase Arief-Sachrudin mendapatkan 86 persen dan kolom kosong 14 persen, dengan angka partisipasi pemilih mencapai 71 persen.

    "Hasilnya memang ada beberapa perbaikan yang perlu kami lakukan terkait data pemilih. Namun secara keseluruhan hasil dari tingkat TPS sampai tingkat kota tidak ada perubahan," kata Sanusi kepada Tempo.

    Dengan angka partisipasi 71 persen, menurut Sanusi, sudah mengalami peningkatan 3 persen dari partisipasi pemilih Gubernur Banten tahun 2017.

    "Target kami partisipasi mencapai 78 persen. Namun angka itu masih tertinggi di Banten, artinya dengan pasangan tunggal partisipasi maksimal," kata Sanusi.

    Tahapan selanjutnya, kata Sanusi, KPU Kota Tangerang  akan menunggu ketetapan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang gugatan atau tidak adanya gugatan dalam proses penetapan hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil wKli kota Tangerang Tahun 2018.

    “Untuk penetapan pemenang resminya, kita tungggu MK. Karena begitu tahapannya,”ujar Sanusi. Arief mengaku mensyukuri kemenangan itu sebagai kemenangan rakyat Kota Tangerang yang telah memberikan amanah kepada Arief-Sachrudin. "Lima tahun ke depan, lanjutkan,” kata Arief.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.