Fahri Hamzah Siap Bantu Anies Baswedan Jadi Presiden

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik wali kota Jakarta, Bupati Kepulauan Seribu, dan pejabat tinggi DKI di Balai Kota Jakarta, 5 Juli 2018. Tempo/Amston Probel

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik wali kota Jakarta, Bupati Kepulauan Seribu, dan pejabat tinggi DKI di Balai Kota Jakarta, 5 Juli 2018. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menyatakan siap mendukung Anies Baswedan menjadi presiden.  Hanya saja dukungan itu diberikan apa bila Anies mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden 2024. "Biar gua bantuin jadi tim sukses," kata Fahri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Juli 2018.

    Baca: 
    Deklarasi Calon Presiden dari KAHMI Hoax, Anies Baswedan: Kejam

    Untuk saat ini, kata Fahri, sebaiknya Anies fokus menyelesaikan tugas sebagai gubernur untuk mengurus Jakarta. Fahri yakin Anies akan memegang komitmen dan tidak bakal bertarung di Pilpres 2019. "Dia sudah konfirmasi mengurus DKI, tenang saja," ujar Fahri.

    Sebelumnya, nama Anies ramai disebut maju dalam Pilpres 2019. Dia telah menemui beberapa petinggi partai, seperti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PKS Sohibul Iman.

    Baca: Anies Baswedan di Kampung Akuarium, Ada Teriakan Ganti Presiden

    Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno juga mengatakan, nama Anies masuk radar Gerindra sebagai tokoh berprestasi bersama Agus Harimurti Yudhoyono dan pengusaha Chairul Tanjung.

    Anies Baswedan belum berkomentar ihwal kepastian maju Pilpres 2019. Dia menegaskan hanya bersedia melayani pertanyaan tentang kesibukannya membenahi Jakarta. “Urusan capres dan lainnya itu tanya kepada pimpinan partai,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.