Pria Bunuh Diri di Blok M Plaza, Ini Kata Saksi Mata

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria bernama Arif Wicaksono diduga bunuh diri dengan cara terjun dari lantai lima mall Blok M Plaza hari ini, 23 Juli 2018 sekitar pukul 11.55 WIB.

    Baca: Cerita Keluarga Soal Pria Bunuh Diri di Depok Mau Pulang ke Istri

    Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Imam Santoso mengatakan, Arif bunuh diri.

    "Telah terjadi bunuh diri dari lantai lima Blok M Plaza ke lantai satu tepatnya di pintu keluar parkir mobil," kata Imam dalam keterangan tertulisnya, Senin, 23 Juli 2018.

    Arif berdomisili di Jalan H. Maisin RT/RW 006/003, Kelurahan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dia lahir di Jakarta 1985.

    Menurut Imam, tidak ada tanda penganiayaan. Polisi telah memeriksa dua saksi. Saksi pertama adalah penjaga masjid, Mujiono.

    Mujiono mengaku melihat Arif sibuk dengan telepon genggamnya di dalam masjid. Mujiono meminta Arif keluar lantaran masjid ingin dibersihkan.

    Setelah itu, Arif pindah dan duduk di pinggir pagar parkiran. Dia kemudian bertemu saksi kedua bernama Dimas Aziz Andika. Dimas sempat menegur Arif sebelum bunuh diri.

    Baca: Diduga Bunuh Diri, Pria Tewas di Toilet SPBU Stasiun Depok

    Dimas, kata Imam, melihat Arif sedang duduk di pinggir tembok pembatas parkiran di lantai lima Blok M Plaza sebelum waktunya salat dzuhur. Dimas bertanya apakah Arif sedang mencari pekerjaan. Arif mengatakan tidak dan Dimas langsung masuk ke masjid.

    Tak lama kemudian, Dimas mendengar teriakan dari lantai bawah. "Bahwa ada orang jatuh dari atas, korban (Arif) terjun ke lantai bawah dan langsung meninggal dunia di tempat," kata Imam.

    Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan menyampaikan, korban bunuh diri itu dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk diautopsi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.