Datang Sebagai Kucing Bengal, Bayi Puma Ini Ditolak ke Indonesia

Seekor puma menikmati jus yang dibekukan di kebun binatang Vincennes, Paris, Prancis, Kamis, 2 Agustus 2018. AP

TEMPO.CO, Tangerang - Penyelundupan seekor bayi Puma berusia empat bulan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta berhasil digagalkan. Dalam dokumen yang menyertainya, bayi Puma atau Cougar tersebut diberitahu sebagai Kucing Bengal.

Baca:
Tim Karantina Hewan Pantau 3 Penyakit Ini Pada Kuda Asian Games

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarano-Hatta, Karsad, memuji kejelian dan ketelitian petugas karantina dan dokter hewan yang bertugas. Mereka disebutnya mendapati perbedaan antara ciri fisik hewan dengan yang dilampirkan dalam dokumen.

“Ternyata hewan itu adalah Puma yang dibawa penumpang dari Belarusia menggunakan pesawat Turkish Airlines pada Selasa, 7 Agustus 2018, lalu,” kata Karsad, Selasa 14 Agustus 2018.

Karsad menerangkan, secara prinsip, hewan yang dibawa dari Belarusia itu memenuhi persyaratan karena dilengkapi Sertifikat Kesehatan dan buku vaksin. Pengiriman juga melalui prosedur, yakni ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta dimasukkan ke Instalasi Karantina Hewan (IKH) untuk proses Karantina.

Baca:
Ada Larangan Potong Hewan Kurban Saat Asian Games, Kenapa?

Rasa curiga terbit setelah beberapa hari di dalam karantina. Petugas mendapati fisik bayi kucing itu tidak mirip dengan yang dilaporkan dalam dokumen atau sertifikat. “Karena tidak sesuai, kami memutuskan untuk mengembalikan hewan tersebut ke negara asalnya atau dilakukan re-ekspor,” kata Karsad.

Adapun penumpang yang membawa jenis binatang yang juga disebut Singa gunung ini, menurut Karsad, telah melanggar administratif yang bersifat tindak pidana ringan. “Namun tidak ditindak secara hukum, hanya seekor Puma tersebut harus dikembalikan ke negara asalnya.”

Baca juga:
Transjakarta Layani Wisata Atlet Asian Games, Ini Rutenya

Karsad mengatakan apa yang dijalankannya sesuai tugas pokok dan fungsi perkarantinaan untuk mencegah masuknya hama penyakit. "Puma ini bisa menjadi HPR (Hama Pembawa Rabies) maka kami antisipasi menjadi penularan setibanya di Indonesia apalagi kalau hewan ini lepas," tuturnya.






Tak Beri Makan Kucing hingga Mati, Pria Singapura Didenda Rp 146 Juta

4 hari lalu

Tak Beri Makan Kucing hingga Mati, Pria Singapura Didenda Rp 146 Juta

Seorang pria di Singapura dihukum karena menelantarkan kucing peliharaannya hingga mati.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

4 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Pejaten Shelter Butuh Donasi, Publik Diajak Selamatkan Anjing Telantar

7 hari lalu

Pejaten Shelter Butuh Donasi, Publik Diajak Selamatkan Anjing Telantar

Pejaten Shelter membiayai hidup anjing telantar Rp 350 ribu per ekor. Ribuan hewan terbuang dipelihata di Jakarta dan Bandung.


Begini Cara Naik Kereta Bandara, Harga Tiket, dan Rutenya

9 hari lalu

Begini Cara Naik Kereta Bandara, Harga Tiket, dan Rutenya

Untuk bisa pergi ke Bandara Soekarno-Hatta, sekarang sudah lebih mudah dengan adanya kereta bandara yang memiliki banyak rute serta harganya terjangkau


Dirjen Imigrasi Resmikan 10 Autogate Bandara Soekarno-Hatta, Lebih Canggih

9 hari lalu

Dirjen Imigrasi Resmikan 10 Autogate Bandara Soekarno-Hatta, Lebih Canggih

Dengan autogate ini, pelintas cukup memindai halaman biodata paspor, setelah itu mengarahkan wajah ke kamera pengenal wajah (face recognition).


Inilah Penjelasan Kucing yang Dibuang Bisa Kembali Pulang

10 hari lalu

Inilah Penjelasan Kucing yang Dibuang Bisa Kembali Pulang

Dalam beberapa kasus kucing dapat menemukan jalan pulang dengan sendirinya. Mengapa bisa begitu?


11 Cara Melatih Kucing Agar Tidak Nakal, Dijamin Patuh!

11 hari lalu

11 Cara Melatih Kucing Agar Tidak Nakal, Dijamin Patuh!

Berbagai cara melatih kucing agar hewan kesayangan menjadi patuh dan tidak nakal, terapkan secara rutin di rumah.


Libur Imlek 2023, Penumpang Penerbangan Internasional di Bandara Soekarno-Hatta Membeludak

11 hari lalu

Libur Imlek 2023, Penumpang Penerbangan Internasional di Bandara Soekarno-Hatta Membeludak

Tren puncak kedatangan WNI dari luar negeri terjadi satu minggu sebelum perayaan Imlek, yaitu pada 15 Januari 2023 dengan 13.406 pelintas.


5 Sumber Kekayaan Selebriti Kylie Jenner

12 hari lalu

5 Sumber Kekayaan Selebriti Kylie Jenner

Kylie Jenner kondang namanya sebagai pebisnis dan model Amerika Serikat


Libur Imlek 2023, Bandara Soekarno-Hatta Dilintasi 102.894 Penumpang

13 hari lalu

Libur Imlek 2023, Bandara Soekarno-Hatta Dilintasi 102.894 Penumpang

Pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 102.894 penumpang dengan 823 penerbangan saat libur Imlek 2023.