Jalan Jatibaru Raya Besok Dibuka? Kadishub DKI: Masih Ditimbang

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas pedagang kaki lima yang memenuhi Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta, 9 Maret 2018. Polisi berencana memanggil Pemprov DKI Jakarta untuk membandingkan data terkait penutupan jalan tersebut. TEMPO/Subekti.

    Aktivitas pedagang kaki lima yang memenuhi Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta, 9 Maret 2018. Polisi berencana memanggil Pemprov DKI Jakarta untuk membandingkan data terkait penutupan jalan tersebut. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta -Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk kembali membuka Jalan Jatibaru Raya untuk umum per tanggal 1 November 2018.

    Salah satu yang masih jadi pertimbangan, karena proyek skybridge Tanah Abang yang berada di lokasi Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat belum rampung hingga kini.

    Baca : Sopir Angkot Minta Anies Bikin Perjanjian Usai Gugatan Jalan Jatibaru Raya Dicabut

    "Kami lihat dulu gimana proyeknya itu, sudah sampai mana selesainya. Kalau struktur utama sudah selesai, dan bisa dilalui kendaraan, ya gunakan saja," ujar Sigit saat ditemui di DPRD, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Oktober 2018.

    Sigit mengatakan secara prinsip Jalan Jati Baru sudah dibuka untuk umum sejak 15 Oktober 2018. Tapi, berdasarkan permintaan Perusahaan Daerah Sarana Jaya, jalan harus kembali ditutup pada 17 Oktober 2018. Penutupan itu, kata Sigit, tak dilakukan sepenuhnya alias bersifat situasional.

    Untuk pembukaan per tanggal 1 November 2018, Sigit akan fokus pada pemastian sektor keamanan. Menurut dia, jika kondisi di sekitar lokasi proyek selesai, maka pihaknya akan membuka Jalan Jatibaru Raya.

    Pedagang membuka lapak di bawah Sky Bridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 28 Oktober 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Saat ini, proyek skybridge Tanah Abang belum rampung. Proyek itu sebelumnya ditargetkan selesai pada 15 Oktober 2018, namun mundur menjadi 31 Oktober atau hari ini.

    Direktur Utama PD Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan progress skybridge Tanah Abang hingga hari ini baru 90 persen. Pihaknya masih memerlukan waktu untuk melakukan finishing di beberapa bagian.

    Namun, Yoory mengatakan saat ini kendaraan sudah bisa melewati Jalan Jatibaru Raya. Penutupan, kata dia, dilakukan saat ada alat berat pembangunan proyek. "Tapi sekarang sudah bersih, alat-alat berat sudah mulai diangkut," ujar Yoory.

    Simak juga :

    Cerita Penyelam Basarnas Aduk Lumpur Dasar Laut Cari Korban Lion Air JT 610
    Jokowi Tinjau Serpihan Lion Air JT 610, Evakuasi Berlanjut 7 Hari

    Dari pantauan Tempo di lokasi, saat ini hanya satu jalur Jalan Jatibaru Raya yang dibuka untuk kendaraan. Kendaraan dari arah Stasiun Tanah Abang bisa melewati bagian bawah skybridge menuju Blok G.

    Sedangkan Jalan Jatibaru Raya di jalur sebelahnya, terlihat masih ditutupi seng setinggi sekitar dua meter. Di sisi tersebut, terlihat beberapa pekerja sedang menyelesaikan sisa proyek tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.