5 Saling Sindir Anies dan Ketua DPRD DKI Soal Tanah Abang

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara sepeda motor melintas di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna atau Skybridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat, Senin, 15 Oktober 2018. Pembangunan skybridge ditargetkan rampung pada 15 Oktober 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Pengendara sepeda motor melintas di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna atau Skybridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat, Senin, 15 Oktober 2018. Pembangunan skybridge ditargetkan rampung pada 15 Oktober 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    4. Penyelesaian Skybridge Molor
    Prasetio:
    Hingga pekan ini, sudah tiga kali rencana pengoperasian mundur. Prasetio meminta Pemerintah DKI menentukan tenggat waktu tegas penyelesaian Skybridge Tanah Abang karena keserawutan yang tak kunjung teratasi. "Kalau jadi gubernur harus ada visinya. Apa yang dia rencanakan kan ada visinya," kata Prasetio pada 5 November 2018.

    Baca:
    Dikritik Ketua DPRD, Anies: Kebanyakan Kunker Jadi Lupa Jakarta

    Anies:
    Lebih mementingkan pengaturan pedagang dan pejalan kaki ketimbang menentukan hari peresmian proyek skybridge. "Jadi buat saya itu lebih penting daripada soal harinya. Karena itulah yang nanti akan dirasakan masyarakat," kata Anies dua hari sebelum komentar Prasetio.

    Presiden Joko Widodo besama Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde (ketiga kiri) melakukan blusukan ke Pasar Tanah Abang Jakarta, 26 Februari 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    5. Kebijakan di Pasar Tanah Abang Langgar Aturan
    Prasetio:
    Sejumlah kebijakan berbenturan dengan aturan lain, termasuk penataan kawasan Pasar Tanah Abang. "Akhirnya rusak nih Tanah Abang," kata Prasetio yang meminta kebijakan dianulir, 24 Januari 2018.

    Baca juga:
    Eks Dirut MRT Kini Dirut Transjakarta Jadi Hapus Koridor?

    Anies:
    DPRD DKI seharusnya mendukung apa yang telah dilaksanakannya karena mengklaim semua kebijakannya bertujuan agar semua warga Jakarta dapat merasakan pembangunan ibu kota. "Menurut saya, mereka (DPRD) yang memikirkan orang kebanyakan (seharusnya) malah mendukung," kata Anies 25 Oktober 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?