Cerita Karyawan Sempat Panik Saat Kebakaran di Pejaten Village

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran berusaha mengeluarkan kepulan asap seusai terjadi kebakaran di pusat belanja Pejaten Village, Jakarta, Selasa 13 November 2018. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    Petugas pemadam kebakaran berusaha mengeluarkan kepulan asap seusai terjadi kebakaran di pusat belanja Pejaten Village, Jakarta, Selasa 13 November 2018. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta -Karyawan Mall Pejaten Vilage, Pejaten, Jakarta Selatan, masih masuk seperti biasa pasca kebakaran yang terjadi di lantai dasar mal tersebut Selasa malam, 13 November 2018. Karyawan butik Hardware, Anandita Trisna Firdaus, 22 tahun, mengatakan hari ini mal buka seperti biasanya, meski semalam terjadi kebakaran.

    "Mal tetap buka normal dan karyawan masuk seperti biasanya jam sepuluh," kata Anindita saat ditemui di butik yang dijaganya di lantai UG Pejaten Vilage, Rabu, 14 November 2018, sehari pasca kebakaran.

    Baca : Polisi Temukan Penyebab Kebakaran di Mall Pejaten Village

    Firdaus menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30. Saat kejadian, Anindita sedang jaga toko bersama temannya. "Tiba-tiba ada asap putih tebal keluar dari Matahari Departemen Store," ujarnya.

    Melihat asap menyelimuti seluruh ruangan Matahari dari lantai dasar sampai lantai dua, pengunjung dan karyawan langsung berhamburan keluar lewat tangga darurat. Sebabnya, pengelola langsung mematikan listrik eskalator dan lift.

    "Kami panik. Sebab security minta semua yang ada di dalam gedung turun dan keluar mal," Firdaus menuturkan. Karena kejadian semalam, toko tutup pukul 20.30 atau lebih awal dari biasanya pukul 22.00.

    Kepala Kepolisian Pasar Minggu Komisaris Harsono mengatakan kebakaran diduga karena korsleting listrik dari ruang kontrol panel di lantai dasar. Berdasarkan kesaksian seorang petugas keamanan asap tebal disertai kobaran api sudah muncul dari lantai dasar mal.

    Simak juga :
    Temuan Forensik RS Polri dalam Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

    Melihat api yang semakin membesar petugas keamanan langsung menghubungi karyawan bagian maintenance untuk memperbaiki kontrol panel listrik yang terbakar.Namun, setelah diperiksa oleh petugas panel dan keamanan, ternyata api sudah semakin besar.

    "Titik api hanya di ruang panel karena blowernya dalam keadaan mati," ujar Harsono terkait kebakaran Pejaten Village tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.