Polisi Limpahkan Berkas Ratna Sarumpaet Usai Periksa Rocky Gerung

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Berkas kasus berita bohong alias hoax Ratna Sarumpaet yang akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta saat ditampilkan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 8 November 2018. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyebut penyidik akan segera melimpahkan berkas kasus hoax Ratna Sarumpaet setelah memeriksa pengamat politik Rocky Gerung.

Berkas segera dikirim kembali ke Kejaksaan Tinggi DKI. “Penyidik menilai berkas sudah lengkap dan akan segera dikirimkan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo ketika dikonfirmasi wartawan pada Kamis, 6 Desember 2018.

Baca : Rocky Gerung Akui Terima Foto Ratna Sarumpaet yang Bengep

Menurut Argo, penyelidik menilai berkas telah lengkap usai memeriksa pengamat politik Rocky Gerung sebaga saksi pada Selasa, 4 Desember 2018 lalu.

Saat itu penyidik mendalami alur penyebaran foto wajah Ratna yang lebam-lebam ke Rocky. Mantan dosen Universitas Indonesia itu pun mengaku menerima langsung foto tersebut dari Ratna.

Polisi juga telah kembali memeriksa Kepala Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada 27 November lalu. Pemeriksaan Rocky dan Nanik Deyang dalam rangka melengkapi berkas Ratna.

Pengamat politik Rocky Gerung usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 3 Desember 2018. TEMPO/Adam Prireza

Argo tidak menjelaskan kapan berkas itu akan dikirim. Namun, kata dia, setelah dikirim, penyidik akan kembali menunggu keputusan dari Kejaksaan Tinggi apakah berkas itu dinyatakan lengkap atau tidak.

Polisi sebelumnya melimpahkan berkas Ratna pada 8 November 2018. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan penyidikan lebih dari satu bulan sebelum pemberkasan rampung. Namun, pada 22 November 2018, Kejati mengembalikan berkas tersebut lantaran dinilai belum lengkap.

Ratna Sarumpaet ditetapkan sebagai tersangka pembuat dan penyebar berita bohong atau hoax penganiayaan yang dialaminya di Bandung pada awal Oktober 2018. Pengakuan sudah disampaikan setelah polisi mengungkap sejumlah kejanggalan.

Simak pula :
Bawaslu Cari CCTV di Area Rumah Konveksi Tempat Spanduk #JKWBersamaPKI

Kepolisian menjerat Ratna Sarumpaet dengan Pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Adapun kepada penyidik, kata Argo, Ratna pernah menyebutkan mengirim fotonya kepada sejumlah orang, termasuk Rocky Gerung.






Polda Metro Jaya Klaim Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Jawab Harapan Keluarga

16 menit lalu

Polda Metro Jaya Klaim Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Jawab Harapan Keluarga

"Kami ingin lihat dan menjawab apa yang menjadi harapan dari Ibunda dan Ayahanda Hasya," kata Trunoyudo soal kecelakaan mahasiswa UI


Polisi Gunakan 3D Laser Scanner Usut Kecelakaan Mahasiswa UI, Begini Detilnya

2 jam lalu

Polisi Gunakan 3D Laser Scanner Usut Kecelakaan Mahasiswa UI, Begini Detilnya

Tak diketahui apakah 3D Laser Scanner dalam rekonstruksi mahasiswa UI juga digunakan mengungkap kasus-kasus kecelakaan lalu lintas lainnya.


Pengacara Keluarga Ungkap Janji Kapolda Metro Jaya di Kasus Kematian Mahasiswa UI

2 jam lalu

Pengacara Keluarga Ungkap Janji Kapolda Metro Jaya di Kasus Kematian Mahasiswa UI

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengundang keluarga Hasya Athallah Saputra, mahasiswa UI yang tewas tertabrak untuk bertemu


Kecelakaan Mahasiswa UI, Pakar Pidana Sebut AKBP Purn Eko Bisa Dilaporkan dengan Unsur Pembiaran

2 jam lalu

Kecelakaan Mahasiswa UI, Pakar Pidana Sebut AKBP Purn Eko Bisa Dilaporkan dengan Unsur Pembiaran

Pakar Hukum Pidana Universitas Jayabaya Suhandi Cahaya menilai dalam kasus kecelakaan mahasiswa UI pensiunan polisi bisa dilaporkan unsur pembiaran


Pengacara Nilai Rekonstruksi Tabrakan Mahasiswa UI tak Relevan dengan Tuntutan Keluarga

3 jam lalu

Pengacara Nilai Rekonstruksi Tabrakan Mahasiswa UI tak Relevan dengan Tuntutan Keluarga

Keluarga Hasya Athallah, mahasiswa UI yang tewas kecelakaan, hanya menuntut status tersangka dicabut


9 Adegan Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI, Firman: Polda Metro Jaya Libatkan TAA

1 hari lalu

9 Adegan Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI, Firman: Polda Metro Jaya Libatkan TAA

Polda Metro Jaya melibatkan tim "Traffic Accident Analysis" (TAA) Korlantas Polri dalam rekonstruksi ulang kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI.


Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI, Ada Adegan Pensiunan Polisi Telepon Ambulans

1 hari lalu

Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI, Ada Adegan Pensiunan Polisi Telepon Ambulans

Mahasiswa UI, Hasya Athallah, tewas tertabrak Mitsubishi Pajero yang dikemudikan Ajun Komisaris Besar purnawirawan Eko Setia Budi Wahono.


Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Peragakan 9 Adegan, Hasya Jatuh Hindari Motor

1 hari lalu

Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Peragakan 9 Adegan, Hasya Jatuh Hindari Motor

Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi ulang kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI, Hasya Athallah Saputra di Jagakarsa, Jakarta Selatan


Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Dihadiri Sejumlah Petinggi Polda hingga BEM UI

1 hari lalu

Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Dihadiri Sejumlah Petinggi Polda hingga BEM UI

Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI (Universitas Indonesia) Mohammad Hasya Athallah Saputra


Polda Metro Rekonstruksi Kecelakaan yang Tewaskan Mahasiswa UI Hari Ini, Ingin Transparan

1 hari lalu

Polda Metro Rekonstruksi Kecelakaan yang Tewaskan Mahasiswa UI Hari Ini, Ingin Transparan

Pertemuan antara keluarga mahasiswa UI Mohammad Hasya Athallah Syahputra dan Kapolda Fadil Imran menghasilkan beberapa titik terang.