Sabtu, 15 Desember 2018

Ahok Bebas Awal 2019, Kakak Angkat: Tubuh Berisi Alias Sekel

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, 20 Februari 2015. TEMPO/Subekti

    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, 20 Februari 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kakak angkat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Nana Riwayatie, membantah kondisi adiknya kurus setelah menjalani hukuman di Rutan Mako Brimob. Nana menyebut tubuh Ahok saat ini justru lebih berotot.

    Baca: Pesan Rizieq di Reuni 212, Kakak Angkat Ahok: Kami Sudah Maafkan

    “Agak berisi badannya alias sekel," ujar Nana kepada Tempo, Kamis, 6 Desember 2018.

    Pernyataan Nana ini mengklarifikasi beredarnya foto Ahok yang terlihat kurus bila dibandingkan dengan foto Ahok semasa menjabat Gubernur DKI Jakarta.  

    Menurut kakak angkat Ahok, adiknya rutin latihan agar kondisi tubuh tetap terjaga. “Tiap hari olahraga," ungkap dia.
     
    Sebelumnya, pengacara Basuki Tjahaja Purnama, I Wayan Sudirta juga menyampaikan kemajuan Ahok, yang diperkirakan bebas murni dari hukuman pada awal 2019. 

    Wayan Sudirta mengatakan dia mengunjungi Ahok di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, sekitar sebulan yang lalu.

    "Pak Ahok makin sehat, jwanya makin matang. Menjadi makin sabar dan emosinya sudah menurun, sudah bagus,“ kata Wayan kepada Tempo, Senin, 3 Desember 2018.

    Menurut dia, Ahok kini menjadi orang yang pemaaf. Selama dipenjarakan, Ahok mendapat kemajuan dari sisi rohani, mental maupun kesehatan. “Dari segi tutur kata, banyak sekali kemajuannya,” ungkap dia.
     
    Ia bercerita bahwa kondisi Ahok saat ini juga makin kuat. Secara psikologis jauh lebih matang. “Semakin mendapat simpati.”

    Baca: Problem di Jalur Busway, Ini Beda Reaksi Anies dan Ahok

     
    Ahok mendekam di rumah tahanan Mako Brimob, Depok, setelah divonis bersalah dalam kasus penistaan agama. Ahok menjalani hukuman sejak 9 Mei 2017.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.