Dua e-KTP Tercecer Kembali Ditemukan di Pondok Kopi

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian merapikan barang bukti KTP elektronik yang rusak saat gelar perkara kasus KTP elektronik yang tercecer di Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 28 Mei 2018. Polres Bogor telah melakukan penyelidikan dengan mengamankan barang bukti satu dus dan seperempat karung KTP-el yang rusak serta meminta keterangan Kemendagri, penjaga gudang, sopir serta penanggung jawab ekspedisi. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    Petugas kepolisian merapikan barang bukti KTP elektronik yang rusak saat gelar perkara kasus KTP elektronik yang tercecer di Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 28 Mei 2018. Polres Bogor telah melakukan penyelidikan dengan mengamankan barang bukti satu dus dan seperempat karung KTP-el yang rusak serta meminta keterangan Kemendagri, penjaga gudang, sopir serta penanggung jawab ekspedisi. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP yang tercecer kembali ditemukan anak-anak di wilayah RW 11 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Ketua RW 11, Ipit Purwanto, mengatakan dua keeping KTP tersebut ditemukan oleh anak-anak, Ahad, 9 Desember 2018.

    Baca juga: Ribuan e-KTP Dalam Karung, Lurah Pondok Kelapa Serahkan ke Polisi

    e-KTP tersebut kemudian diserahkan kepadanya. "Ini saya mau serahkan kembali ke polisi," kata Ipit saat mendatangi kantor Lurah Pondok Kelapa, Senin, 10 Desember 2018.

    Pada Sabtu kemarin, kata dia, warganya telah menemukan 2.158 keping e-KTP di sekitar persawahan Jalan Bojong Rangkong RT 3 RW 11, Kelurahan Pondok Kopi. Ribuan KTP tersebut ditemukan di dalam karung dan ada juga yang tercecer di sekitarnya.

    Baca juga: Ribuan E-KTP Dalam Karung, Lurah Pondok Kelapa Bantu Menelusuri

    Menurut Ipit, dua keeping e-KTP itu merupakan milik warga RT 2 RW 8 dan RT 12 RW 6 Kelurahan Pondok Kelapa. Keduanya ditemukan di semak-semak dekat persawahan tempat ditemukannya ribuan e-KTP di dalam karung. "Sebagian KTP tercecer karena sudah dibuat main sama anak-anak," ujar Ipit.

    Ipit menuturkan, dirinya telah diperiksa oleh polisi terkait dengan temuan e-KTP  dalam karung di wilayahnya. Ipit mengaku tidak mengetahui orang yang membuang ribuan KTP tersebut. "Lokasinya sepi,” kata Ipit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.