Diminta Tak Manfaatkan Habib untuk Politik, Ini Reaksi Anies

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai memberikan sambutan untuk peserta reuni akbar 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 2 Desember 2018. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai memberikan sambutan untuk peserta reuni akbar 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 2 Desember 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak mengomentari cuitan bekas anggota Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf. Anies memaklumi dirinya sebagai seorang pejabat publik.

    Baca:
    Cuitan Dipolisikan, Eks Alumni 212: Suruh Anies Lapor Sendiri

    "Saya ini pejabat publik, orang (bisa) ngomong apa saja," kata Anies di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jakarta, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat 15 Maret 2019.

    Termasuk Anies tak berkomentar ketika ditanya apakah dia mau melapor ke polisi. Ini untuk menanggapi pernyataan Faizal agar Anies melapor ke polisi sendiri, dan bukan orang lain, kalau tersinggung. "Saya tidak mau komentar ah," ujar dia.

    Baca:
    Ini Cuitan Eks Alumni 212 tentang Anies yang Dilaporkan ke Polisi

    Sebelumnya, akun Twitter @faizalassegaf mengunggah beberapa cuitan yang mengingatkan Anies untuk tidak memanfaatkan peran dan keberadaan Habib untuk kepentingan politik dan kekuasaan. Dalam cuitannya itu Faizal mention langsung ke akun Twitter Anies, @aniesbaswedan.

    Berita sebelumnya:
    Sindir Anies Baswedan, Akun Twitter Ini Dilaporkan ke Polisi

    Unggahan ini membuat Faizal dilaporkan ke polisi oleh seorang bernama Fikri Assegaf. Dia menganggap, Faizal telah melakukan ujaran kebencian terhadap Anies.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.