DKI Bangun Rumah Shelter Kebakaran Kampung Bandan, Lokasinya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berjalan di sekitar lokasi kebakaran di Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu, 11 Mei 2019. Sebanyak 18 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. ANTARA

    Warga berjalan di sekitar lokasi kebakaran di Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu, 11 Mei 2019. Sebanyak 18 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah DKI Jakarta akan membangun rumah shelter untuk warga Kampung Bandan yang terdampak kebakaran.

    Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Kelik Indriyanto mengatakan, pemerintah daerah perlu melakukan pengukuran lahan terlebih dulu.

    Baca juga : Pembangunan Rumah Eks Kampung Bandan Tunggu Perjanjian PT KAI

    "Kami sekarang dari Pemprov, teman-teman Dinas Cipta Karya sedang melakukan pengukuran di sana," kata Kelik di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Mei 2019.

    Shelter akan dibangun di sekitaran rumah warga yang terdampak kebakaran. Menurut Kelik, pihaknya perlu memetakan besaran lahan rumah yang hangus. Shelter dibangun di atas lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

    "Rumah shelter bersifat sementara," ucap Kelik.

    Kelik mendapatkan perintah dari Gubernur DKI Anies Baswedan untuk secepatnya membangun shelter bagi seluruh warga terdampak. Adapun pengukuran sudah berjalan mulai hari ini. Kelik berujar, pengukuran ditargetkan rampung selama dua hari.

    Baca juga : Anies Masih Rapatkan Nasib Rumah Korban Kebakaran Kampung Bandan

    Sebelumnya, kebakaran terjadi di RW 05, Kelurahan Ancol, pada Sabtu, 11 Mei 2019. Api menghanguskan total rumah di tiga RT yaitu 11, 12 dan 13 di Kampung Bandan tersebut. Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau menyebut, korban terdampak sebanyak 230 kepala keluarga dengan 1.012 jiwa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.