BJ Habibie Meninggal, Ahok Turut Berduka

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden ketiga BJ Habibie saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin, 31 Januari 2011. Habibie yang dijuluki sebagai Bapak Teknologi Indonesia itu wafat setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. TEMPO/Imam Sukamto

    Presiden ketiga BJ Habibie saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin, 31 Januari 2011. Habibie yang dijuluki sebagai Bapak Teknologi Indonesia itu wafat setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok menyampaikan ucapan duka atas wafatnya Presiden Republik Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie petang ini di RSPAD Jakarta Pusat.

    "Turut belasungkawa dari hati paling dalam atas berpulangnya Presiden ke- 3 BJ Habibie," tulis Ahok dalam akun Twitter resminya, Rabu malam 11 September 2019.

    Ahok mendoakan agar BJ Habibie ditempatkan terbaik nantinya. Dia menilai pria kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan itu sebagai putra bangsa yang terbaik.

    "Semoga Tuhan memberikan tempat yang terbaik bagi beliau," ujarnya.

    Habibie tutup usia pada umur 83 tahun setelah menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta Pusat Sejak Senin lalu. Dia meninggal karena penurunan fungsi tubuh dan gagal jantung.

    Semasa hidupnya, BJ Habibie juga pernah menjabat berbagai jabatan penting seperti CEO Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) hingga Menteri Riset dan Teknologi sebelum akhirnya mendampingi Soeharto sebagai wakil presiden pada 1998.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe