Antisipasi Banjir, Pemkot Bekasi Siapkan Perahu Karet

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Polri RI melintasi banjir dengan perahu karet saat mengevakuasi korban banjir di Taman Villa Kartini, Bekasi, Jawa Barat, Rabu 2 Januari 2020. Sejumlah titik diturunkan oleh Kepolisian Republik Indonesia guna membantu pengevakuasian warga korban banjir. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    Sejumlah Polri RI melintasi banjir dengan perahu karet saat mengevakuasi korban banjir di Taman Villa Kartini, Bekasi, Jawa Barat, Rabu 2 Januari 2020. Sejumlah titik diturunkan oleh Kepolisian Republik Indonesia guna membantu pengevakuasian warga korban banjir. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    TEMPO.CO, Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mulai mengantisipasi banjir susulan. Pemkot telah menyiagakan perahu karet dan alat keselamatan di titik-titik rawan banjir.

    "Supaya evakuasi bisa berjalan lebih cepat lagi," kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Rabu, 8 Januari 2020. Tri menyebutkan sejumlah titik banjir di Bekasi ada di Komplek Pondok Gede Permai, Taman Kartini, dan Pondok Mitra Lestari.

    Menurut dia, setiap titik banjir ditempatkan satu paket alat penyelamatan mulai dari perahu karet. Adapun jumlah perahu karet yang disiapkan sebanyak 40 unit.

    Tri mengatakan menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) datang pada 11-15 Januari mendatang, pemerintah bakal lebih siap lagi. "Kami menjadi lebih prepare. Di samping kami juga menyiapkan sumber daya manusianya," kata Tri Adhianto.

    Pemerintah, lanjut Tri, juga memiliki alat pemantau ketinggian air kiriman dari Bogor. Letaknya alat tersebut ada di perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor di Jatiasih. "Itu sebagai early warning system. Jadi ada peringatan dini," kata Tri.

    Karena itu, sebut Tri, Pemkot Bekasi meminta masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan. Ia menyatakan begitu ada peringatan warga bisa segera mempersiapkan diri.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.