Sidang 6 Aktivis Papua, Pemilik Mobil Komando: Tak Bisa Cari Uang

Enam aktivis Papua yang menjadi terdakwa makar saat menjalani sidang putusan sela di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 27 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta -Siswoyo, pemilik mobil komando yang dipakai 6 orang aktivis Papua saat berdemo di Istana Negara, menceritakan keluh kesahnya saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jumat siang, 13 Maret 2020.

Dia mengatakan penangkapan 6 aktivis Papua pada awal September 2019 juga disertai penyitaan mobil komandonya oleh polisi.

"Saya ga bisa cari uang," ujar Siswoyo saat di ruang sidang, Jumat, 13 Maret 2020. Dikatakannya penghasilan utamanya selama ini berasal dari penyewaan mobil tersebut. Namun sejak polisi menyitanya, Siswoyo harus memutar otak mendapatkan uang untuk anak dan istrinya.

"Dari pada anak ga makan, saya akhirnya jadi tukang ojek," ujar dia.

Siswoyo menjadi salah satu saksi dalam persidangan dugaan makar oleh 6 orang aktivis Papua itu. Dalam persidangan, Siswoyo ditanya oleh hakim, jaksa, dan kuasa hukum mengenai apa yang ia lihat selama demo berlangsung.

Dalam keterangannya, Siswoyo mengatakan mobil komandonya disewa sebesar Rp 2 juta oleh Ambrosius Mulait. Ia mau menyewakan mobilnya tersebut kepada Ambrosius karena unjuk rasa sudah berizin dan penyewa mau membayar Rp 2 juta. Namun dia kaget setelah mengetahui ada dugaan makar dalam demonstrasi tersebut.

Adapun enam aktivis Papua yang ditangkap polisi karena dugaan melakukan makar, antara lain Paulus Suryanta Ginting, Charles Kossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda, Anes Tabuni dan Arina Elopere. Mereka kini tengah menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sebelumnya, polisi menangkap 6 aktivis Papua setelah mengibarkan bendera Bintang Kejora saat unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat pada Agustus 2019. Sebelum unjuk rasa, terjadi peristiwa pengepungan dan penyerangan asrama Papua di Surabaya pada 16 Agustus 2019.

Para aktivis Papua itu didakwa dengan dua pasal alternatif. Pertama, Pasal 106 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP yang mengatur soal makar. Kedua, Pasal 110 ayat 1 KUHP ihwal permufakatan jahat.






Mengenal 4 Lembaga Peradilan di Indonesia

10 hari lalu

Mengenal 4 Lembaga Peradilan di Indonesia

Peradilan merupakan proses hukum yang dijalankan di pengadilan untuk memeriksa, memutus, dan mengadili perkara.


Sidang Konsumen Meikarta Ditunda 2 Pekan Lagi karena Alamat Tergugat Tak Jelas

11 hari lalu

Sidang Konsumen Meikarta Ditunda 2 Pekan Lagi karena Alamat Tergugat Tak Jelas

Sidang PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) melawan 18 konsumen Meikarta dimulai perdana hari ini. Namun, sidang ditunda dua Minggu lagi karena ada alamat tergugat yang tidak jelas.


PN Bogor Kabulkan Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dihentikan

18 hari lalu

PN Bogor Kabulkan Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dihentikan

PN Bogor mengabulkan permohonan praperadilan tiga pegawai Kemenkop UKM yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan


Ini Alasan Nikita Mirzani Bebas, Begini Bunyi Pasal yang Dituduhkan Kepadanya

32 hari lalu

Ini Alasan Nikita Mirzani Bebas, Begini Bunyi Pasal yang Dituduhkan Kepadanya

Nikita Mirzani dinyatakan bebas oleh PN Serang. Berikut bunyi pasal yang JPU dakwakan kepadanya dalam UU ITE dan KUHP.


Gaduh Nikita Mirzani vs Dito Mahendra Belum Usai, Pengacara Sebut Ada Pemalsuan Pasal

33 hari lalu

Gaduh Nikita Mirzani vs Dito Mahendra Belum Usai, Pengacara Sebut Ada Pemalsuan Pasal

Artis Nikita Mirzani bereaksi atas pendaftaran memori banding Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Serang atas putusan Pengadilan Negeri Serang.


Nikita Mirzani Bebas, Jaksa: Sore ini Dikeluarkan dari Rutan Serang

37 hari lalu

Nikita Mirzani Bebas, Jaksa: Sore ini Dikeluarkan dari Rutan Serang

Kejaksaan Negeri Serang melaksanakan putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang yang membebaskan terdakwa Nikita Mirzani.


Nikita Mirzani Bebas, Dito Mahendra Mangkir 4 Kali, Pengacara: Jaksa Tak Serius

37 hari lalu

Nikita Mirzani Bebas, Dito Mahendra Mangkir 4 Kali, Pengacara: Jaksa Tak Serius

Majelis hakim Pengadilan Negeri Serang membebaskan Nikita Mirzani dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum pada Kamis, 29 Desember, 2022.


Doni Salmanan Divonis 4 Tahun Bui: Terdapat 99 Aset yang Sempat Disita Bakal Dikembalikan

50 hari lalu

Doni Salmanan Divonis 4 Tahun Bui: Terdapat 99 Aset yang Sempat Disita Bakal Dikembalikan

Total 99 aset yang sebelumnya disita sebagai barang bukti akan dikembalikan ke Doni Salmanan, sementara 5 barang bukti lainnya dirampas untuk negara.


Ingin Jadi Pengusaha Produk Kecantikan, Orang Boyolali Dilaporkan ke Polres Metro Depok

21 November 2022

Ingin Jadi Pengusaha Produk Kecantikan, Orang Boyolali Dilaporkan ke Polres Metro Depok

Berniat jadi pengusaha produk kecantikan, nasib wiraswasta asal Boyolali, Jawa Tengah, Amiruddin malah berujung dilaporkan ke polisi.


Nikita Mirzani Jalani Sidang Hari Ini, Siapkan 9 Bantahan & Minta Ditangani Dewan Pers

21 November 2022

Nikita Mirzani Jalani Sidang Hari Ini, Siapkan 9 Bantahan & Minta Ditangani Dewan Pers

Nikita Mirzani, hari ini, Senin, 21 November 2022, untuk kedua kalinya menjalani sidang di Pengadilan Negeri Serang.