Ini Kelurahan di Jakarta Terbanyak dan Terkecil Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengikuti test swab Covid-19 pada acara Program BNI Berbagi Swab Test gratis di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020. Program ini digelar di sejumlah kota di Indonesia. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Warga mengikuti test swab Covid-19 pada acara Program BNI Berbagi Swab Test gratis di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020. Program ini digelar di sejumlah kota di Indonesia. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta -Tim Gugus Covid 19 dalam laman resmi corona.jakarta.go.id mencatat 260 dari 267 total kelurahan di Jakarta dinyatakan telah terkonfirmasi terdapat kasus positif Covid-19 atau penularan Corona.

    Hingga Kamis 20 Mei 2020 jumlah kasus di wabah Corona di Jakarta telah mencapai 6.220 pasein positif Covid-19.

    Tiga kelurahan tercatat dengan kasus positif Covid-19 diatas 100 kasus, yaitu kasus terbanyak tercatat di Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara dengan jumlah kasus positif sebanyak 142 kasus, kemudian di Kelurahan Petamburan Jakarta Pusat, 126 kasus, Pademangan Barat, Jakarta Utara 117 kasus.

    Kemudian teradpat 9 kelurahan dengan kasus positif Covid 19 berada dikisaran 50-90 kasus, yaitu di Kelurahan Kebon Kacang 90 kasus, Pondok Bambu 63 kasus, Kebon Melati 60 kasus, Maphar 60 kasus, Kebon Jeruk 54 kasus, Kelapa Gading Barat 54 kasus, Kramat 51 kasus, Penjaringan 51 kasus dan di Pondok Kelapa 50 kasus.

    Sedangkan untuk kelurahan dengan kasus paling sedikit yaitu di Kelurahan Tambora, Pinangsia, Pulau Kelapa, Pulo Gadung, Gambir dan Ceger. Di enam kelurahan tersebut hanya terdapat 1 kasus positif Covid-19.

    Selain itu, yang menggembirakan, terdapat tujuh kelurahan hingga saat ini masih belum ditemukan kasus positif Covid-19, yaitu di Kelurahan Kuningan Barat, Rao Malaka, Duri Selatan, Pulau Harapan, Pulau Pari, Pulau Panggang dan Pulau Harapan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.