Positif Covid-19 di Lebaran, Ini Beda Kota dan Kabupaten Bogor

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Bogor - Hari pertama Lebaran atau 1 Syawal 1441 Hijriyah, Ahad 24 Mei 2020, kasus positif Covid-19 di Kota Bogor bertambah 1 orang.

    Kepala Dinas Kesehatan yang juga Jubir Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan total positif Covid-19 ada 111 orang dengan rincian 55 orang masih di rawat dan 15 meninggal.

    "Untuk yang sembuh sudah 41 orang hingga saat ini," kata Retno dalam keterangan pers, Senin 25 Mei 2020.

    Retno mengatakan meski ada penambahan kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, tapi belum ada penambahan jumlah kasus meninggal.

    Malahan Retno menyebut justru ada penambahan angka di data kesembuhan, yakni 3 orang dinyatakan sembuh. Lalu jumlah pasien dalam perawatan di rumah sakit pun berkurang 2 kasus. Namun Retno mengatakan untuk data Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah 15 kasus, hingga totalnya 53 orang.

    Adapun untuk data kasus Orang Dalam Pemantauan atau ODP, Retno menyebut berkurang 3 kasus dan jumlah dalam pantauannya total 77 orng. Untuk Pasien Dalam Pengawasan atau PDP, Retno mengatakan dalam pengawasan dan perawatan rumah sakit tercatat 87 orang. "Tadinya 94 orang PDP, tapi perhari ini bekurang 7 kasus," kata Retno.

    Sementara itu data Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat tidak ada tambahan kasus positif Covid-19, sembuh maupun meninggal.

    Ketua Tim Gugus Tugas, Hj Ade Yasin, mengatakan total saat ini positif Covid-19 ada 180 kasus dengan rincian positif aktif 126 orang, meninggal 12 orang, sembuh 40 orang dan pindah domisili 2 orang.

    Namun Ade mengatakan untuk penambahan kasus ada di data PDP, yakni 1 orang meninggal berstatus PDP. "Pasiennya bayi laki-laki dengan usia satu hari, dia asal Cileungsi," kata Ade Yasin yang juga Bupati Bogor.

    M.A MURTADHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.