Temukan Simbol Komunis di Jalan, Warga Pancawati Bogor Geger

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa Aliansi Nasional Anti Komunis membawa poster saat melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020. Massa tampak membawa sejumlah poster dan spanduk yang isinya terkait penolakan terhadap perubahan Pancasila dan paham komunisme di Indonesia. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Massa Aliansi Nasional Anti Komunis membawa poster saat melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020. Massa tampak membawa sejumlah poster dan spanduk yang isinya terkait penolakan terhadap perubahan Pancasila dan paham komunisme di Indonesia. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Bogor -Warga Kampung Lewenglarangan, Desa Pancawati, Caringin, Kabupaten Bogor geger. Pasalnya salah seorang warga setempat menemukan gambar yang mirip dengan lambang Partai Komunis Indonesia, yakni palu arit. Kepala Desa Pancawati, Iqbal, mengatakan penemuan gambar mirip simbol PKI itu berbarengan dengan hari aksi Aliansi Nasional AntiKomunisme, Jumat 3 Juli 2020.

    "Saya dapat informasi awal di grup pemerintahan desa, kemarin. Kebetulan kemarin saya lagi di Kota Bogor," kata Iqbal kepada Tempo, Minggu 5 Juli 2020.

    Iqbal mengatakan tidak tahu secara persis siapa yang pertama kali menemukan gambar itu, namun dia menilai itu perbuatan orang-orang iseng yang ingin buat gaduh di wilayahnya. Sebab, menurut Iqbal, saat ini isu komunisme santer dibicarakan warga masyarakat. Sehingga dengan adanya penemuan gambar yang mirip dengan logo PKI tersebut, sontak buat geger warga. "Itu pasti orang-orang iseng yang ingin buat gaduh warga di sini," ucap Iqbal.

    Selanjutnya setelah memastikan memang adanya gambar tersebut, Iqbal mengatakan langsung menghubungi Babinsa Pancawati untuk mendatangi lokasi. Kemudian menurut Iqbal, Babinsa pun melaporkan kejadian penemuan gambar tersebut kepada pimpinannya yakni Polsek Caringin. "Informasinya langsung ditangani Polsek dan bahkan Polres," kata Iqbal.

    Sementara informasi dari sumber Tempo, sekitar sebulan lalu warga juga menemukan gambar dengan simbol komunis. Untuk kasus lama diketahui pelakunya, namun setelah digrebek warga si pelaku kabur dan hingga sampai hari ini tidak pernah kembali ke wilayah setempat. "Apakah motifnya buat gaduh atau apa, saya gak tahu. Cuma kan orangnya udah kabur dan gak pernah kembali lagi," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.