PSBB Transisi Diperpanjang, PDIP Sebut Tempat Hiburan Malam Bisa Dibuka

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah  pekerja melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2020. Namun demikian, berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 1020 Tahun 2020, PSBB ketat bisa kembali diterapkan jika kasus positif di Jakarta kembali meningkat signifikan. TEMPO/Subekti.

    Sejumlah pekerja melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2020. Namun demikian, berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 1020 Tahun 2020, PSBB ketat bisa kembali diterapkan jika kasus positif di Jakarta kembali meningkat signifikan. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan Pemerintah DKI sudah bisa membuka seluruh sektor usaha pada perpanjangan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Transisi kali ini.

    Termasuk, kata Gombong, tempat hiburan malam seperti diskotek hingga karaoke.

    "Saya kira dibuka dengan beberapa syarat," kata Gembong melalui pesan singkat, Senin, 9 November 2020. Menurut dia, pembukaan tempat hiburan malam hingga panti pijat yang masih belum diperbolehkan beroperasi sebelumnya lebih baik diberikan izin kembali agar ekonomi mereka bergerak.

    Saat beroperasi, kata dia, pemerintah tinggal membatasi kapasitas tamu mereka hingga penerapan protokol kesehatan yang ketat. "Pengawasan juga harus ketat saat Pemprov mengizinkan tempat hiburan malam buka."

    Baca juga : DKI Catat 13 Permonohan Resepsi Pernikahan, Belum Ada yang Diizinkan

    Pada tahap awal, kata dia, Pemerintah DKI bisa memberikan izin tempat hiburan malam buka 50 persen. Setelah dianggap lebih aman, kata dia, pemerintah bisa menaikkan kembali kapasitas mereka. "Dengan catatan apabila kondisi wabah sudah menunjukkan penurunan yang signifikan," ujarnya.

    Ia meenilai penurunan wabah di Ibu Kota, belum signifikan. Menurut dia, kebijakan pembatasan sosial masih terus dibutuhkan untuk mengendalikan wabah virus corona.

    "Memang berdasarkan data sudah ada perkembangan yang baik, tren menurun, namun penurunannya belum signifikan. Maka PSBB masih sangat dibutuhkan dlm pengendalian Covid-19," kata.

    Dalam perpanjangan pembatasan sosial masa transisi ini, Gembong berharap masyarakat meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. "Pemerintah DKI juga tidak boleh kendur melakukan pengawasan protokol kesehatan baik individu maupun lembaga."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.