Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19, Minta Didoakan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ade Yasin. ANTARA

    Ade Yasin. ANTARA

    TEMPO.CO, JakartaBupati Bogor Ade Yasin mengumumkan dirinya positif Covid-19 setelah melakukan tes swab rutin pada Minggu, 15 November 2020.

    "Saya rutin melakukan pemeriksaan reguler dengan swab test dan hasil terakhir saya dinyatakan positif Covid-19," kata Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Rabu 18 November 2020.

    Ade Yasin mengungkapkan bahwa sehari sebelum dinyatakan positif Covid-19, ia juga sempat menjalani tes usap dengan hasil negatif. Tapi karena merasakan demam, ia berinisiatif melakukan tes usap ulang.

    "Saya merasakan kalau sore hari rasanya seperti demam, tapi tidak panas, akhirnya saya minta dites usap lagi dan hasilnya positif," kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor itu.

    Ade Yasin menjalani isolasi mandiri di kediamannya di Pendopo Bupati, Cibinong. Isolasi itu dilakukan atas saran dari dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong.

    "Barusan diobservasi di RSUD, alhamdulillah hasilnya kondisi paru-paru baik, tensi dan saturasi baik. Jadi, disuruh isolasi mandiri dulu, nanti dua hari lagi dicek lagi," kata Ade.

    Bupati Bogor berpesan kepada seluruh masyarakat agar selalu patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

    Ade mengatakan Covid-19 bisa mengenai siapa saja sehingga protokol kesehatan harus dipatuhi dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan hand sanitizer/sabun, serta perkuat daya tahan atau imunitas tubuh. 

    Baca juga: Ridwan Kamil Serahkan Sanksi Kerumunan Rizieq di Mega Mendung ke Bupati Bogor

    "Mohon doa dan dukungannya agar saya segera pulih dan bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasa. Tak lupa saya juga mendoakan kepada seluruh warga Kabupaten Bogor agar selalu diberikan kesehatan dan terhindar dari Covid-19," kata Bupati Bogor Ade Yasin.



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.