Pemkab Tangerang Waspadai Klaster Covid-19 di Pesantren Abuya Uci

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan jamaah padati acara haul Syech Abdul Qadir Al Jaelani di Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah di Cilongkok, Tangerang, 29 November 2020. Instagram

    Ribuan jamaah padati acara haul Syech Abdul Qadir Al Jaelani di Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah di Cilongkok, Tangerang, 29 November 2020. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Tangerang memaspadai terjadinya klaster baru Covid-19 pascaacara Haul Syeh Abdul Qadir Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Ahad, 29 November 2020.

    "Kami lakukan antisipasi terjadinya klaster dengan evaluasi dan identifikasi jamaah yang datang," ujar Ketua Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hery Heryanto kepada Tempo, Senin 30 November 2020.

    Hery mengatakan kekhawatiran terjadinya klaster baru penularan Covid-19 dalam acara itu karena membeludaknya jumlah jamaah yang datang. Jamaah yang datang mencapai 5 ribu orang, padahal undangan sudah dibatasi hanya 1.500 orang. "Di luar perkiraan," katanya.

    Hery menjelaskan langkah preventif yang dilakukan Pemkab Tangerang adalah melakukan evaluasi internal terkait penerapan protokol kesehatan dalam Haul Syeh Abdul Qadir Jailani di Pondok Pesantren pimpinan Abuya Uci tersebut.

    "Satgas Covid-19 melakukan pendataan, identifikasi jamaah, pelacakan dan penelusuran jika diperlukan rapid atau swab tes," katanya. Menurut Hery, ada 250 petugas dari Satgas Covid-19 dikerahkan.

    Saat ini, kata Hery, Pemkab Tangerang sedang melakukan identifikasi kelompok jamaah yang hadir tanpa undangan. Mereka berkumpul di luar pondok pesantren. Sementara untuk 1.500 undangan, menurut Hery, lebih mudah dilakukan pelacakan dan penelusuran karena para santri dan keluarga pengurus pesantren.

    Kepala Bidang Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Edi Sunardi mengatakan Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang yaitu Bupati Tangerang bersama Kapolresta Tangerang dan Dandim Tigaraksa, telah banyak melakukan serangkaian kegiatan dan upaya untuk mencegah dan melarang digelarnya acara Haul secara terbuka. "Melalui rapat kordinasi Forkopimda dengan Abuya Uci dan panitia disepakati acara digelar secara virtual."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Megawati Bergelimang Gelar Doktor Honoris Causa walau Tak Tamat Kuliah

    Megawati akan menerima gelar kehormatan dari Universitas Pertahanan. Gelar itu akan melengkapi koleksi gelar Doktor Honoris Causa yang ia terima.