Bupati Bogor Sampaikan Kabar Duka, 2 Tenaga Kesehatan Meninggal karena Covid-19

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas gabungan melakukan pengcekan hasil rapid test antigen pengendara yang akan menuju Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 25 Desember 2020. Pemerintah Kabupaten Bogor mewajibkan wisatawan yang akan memasuki kawasan puncak untuk menunjukkan hasil negatif rapid test antigen sebagai antisipasi penularan Covid-19 pada saat libur Natal dan Tahun Baru. Bagi wisatawan yang tak bisa menunjukkan diharuskan menjalani rapid test antigen di posko yang telah disediakan atau memutar balikkan kendaraannya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas gabungan melakukan pengcekan hasil rapid test antigen pengendara yang akan menuju Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 25 Desember 2020. Pemerintah Kabupaten Bogor mewajibkan wisatawan yang akan memasuki kawasan puncak untuk menunjukkan hasil negatif rapid test antigen sebagai antisipasi penularan Covid-19 pada saat libur Natal dan Tahun Baru. Bagi wisatawan yang tak bisa menunjukkan diharuskan menjalani rapid test antigen di posko yang telah disediakan atau memutar balikkan kendaraannya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Cibinong - Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan kabar duka tenaga kesehatan yang meninggal karena Covid-19 bertambah dua orang pada Ahad, 17 Januari 2021.

    "Saya atas nama pribadi dan mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dua orang pejuang kesehatan tersebut," kata Bupati Bogor di Cibinong, Ahad.

    Dua petugas kesehatan tersebut yaitu seorang perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang, dan seorang petugas di bidang Tata Usaha (TU) Puskesmas Megamendung.

    "Mari kita doakan agar keduanya husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ujar Ade Yasin, yang juga menjabat Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

    Ade Yasin mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk menerapkan protokol kesehatan dengan 5M, yaitu #Memakai Masker, #Mencuci Tangan, #Menjaga Jarak, #Menghindari Kerumunan, serta #Membatasi Mobilitas dan Interaksi.

    "Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan rasa simpati terhadap tenaga kesehatan yang tengah berjuang siang dan malam berjibaku bertarung melawan Covid-19 demi memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien," ujarnya.

    Baca juga: Pasien Covid-19 di Depok Bertambah 397 Orang Hari Ini

    Sebelumnya, sudah ada lima tenaga kesehatan yang meninggal karena terpapar Covid-19. Mereka adalah dokter fungsional di Puskesmas Leuwinutug Kecamatan Citeureup, Kepala Puskesmas Banjarsari Kecamatan Ciawi, Perawat di Puskesmas Pasir Angin Cileungsi, Perawat RSUD Ciawi, serta Perawat di RS Sentra Medika Cibinong.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.