Enam Fakta Seputar Ganjil Genap Akhir Pekan Kota Bogor

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan mobil dan motor saat berlakunya Ganjil Genap Bogor akhir pekan, di Simpang Yasmin, Kota Bogor, Sabtu, 6 Februari 2021. Pada hari ini, kendaraan berplat ganjil dilarang melewati titik pemeriksaan. TEMPO/Nurdiansah

    Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan mobil dan motor saat berlakunya Ganjil Genap Bogor akhir pekan, di Simpang Yasmin, Kota Bogor, Sabtu, 6 Februari 2021. Pada hari ini, kendaraan berplat ganjil dilarang melewati titik pemeriksaan. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Bogor memberlakukan aturan ganjil genap bagi kendaraan roda dua dan empat, kecuali ambulans dan mobil pemadam kebakaran mulai Sabtu, 6 Februari 2021. Kebijakan ini diambil untuk menekan mobilitas warga demi menurunkan kasus Covid-19.

    Berikut adalah fakta-fakta seputar ganjil genap di Kota Bogor.

    1. Berlaku pada Jumat, Sabtu, dan Minggu

    Walau mulai diterapkan pada Sabtu, 6 Februari 2021, kebijakan ganjil genap Bogor ini berlaku setiap Jumat, Sabtu dan Minggu di pekan selanjutnya. Ganjil genap akan berlangsung selama 14 hari sejak mulai diterapkan.

    Kendaraan dengan plat yang memiliki angka terakhir genap hanya dibolehkan melintas di seluruh ruas jalan Kota Bogor pada tanggal genap. Begitu pun sebaliknya.

    2. Terdapat Chek Point di dalam Kota

    Kepolisian Resor Bogor Kota bakal melakukan check point untuk memastikan kebijakan ganjil genap akhir pekan ini terlaksana. Polisi bersama Satgas Covid-19 bakal mendirikan posko check point di jalan-jalan utama Kota Bogor seperti Pajajaran, Sudirman dan Juanda. Tujuannya adalah untuk mencegah kendaraan menerobos jalur.

    Baca juga: Kota Bogor Terapkan Ganjil Genap Akhir Pekan, Begini Aturannya

    3. Penyekatan di Jalur Masuk Bogor

    Kepala Kepolisian Resor Kota Bogor Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro berujar pihaknya mendirikan enam pos penyekatan untuk memastikan penerapan ganjil genap ini. Letaknya ada di simpang Ciawi, Bogor Selatan; Bubulak, Bogor Barat; gerbang tol Baranangsiang, Bogor Timur; Pomad, Bogor Utara; Gunung Batu, Bogor Tengah; dan simpang Yasmin, Tanah Sareal. Setiap pos, kata Susatyo, dijaga oleh 17 petugas.

    4. Dibarengi dengan Pelarangan Aktivitas yang Menimbulkan Kerumunan

    Sembari menerapkan ganjil genap, Pemerintah Kota Bogor juga melarang semua aktivitas yang dapat menimbulkan kerumunan tanpa izin dari Satgas Covid-19. Pemerintah juga menutup pedestrian seputar Istana Kebun Raya (SSA) setiap akhir pekan serta menutup Jalan Suryakencana pada pukul  20.00-24.00 WIB.

    5. Aturan Terkait Angkutan Umum

    Angkutan umum di Kota Bogor memang tidak diwajibkan mengikuti ganjil genap. Namun, Pemerintah Kota Bogor membatasi kapasitas maksimal angkutan umum sebanyak 50 persen. Selanjutnya, jam operasional juga dibatasi hanya dari pukul 05.00 sampai 21.00 WIB.

    6. Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik di Hari Pertama Ganjil Genap, Termasuk Ayu Ting Ting

    Hasil pemantauan selama satu jam penerapan ganjil genap di hari perdana, yakni Sabtu, 6 Februari 2021, sekitar 100 kendaraan bermotor diminta putar balik karena melanggar aturan. Pemantauan itu berlangsung di sekitar gerbang tol Baranangsiang dan dihadiri langsung oleh Kapolres Bogor Kota Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

    Salah satu pengemudi yang diminta putar balik itu adalah pedangdut Ayu Ting Ting. Dia terjaring razia ganjil genap di gerbang tol Bogor saat sedang mengendarai mobil Mini Cooper S warna kuning dengan pelat nomor B 2409 SOJ.

    "Saya nggak tahu pak kalau ada ganjil genap, maaf ya pak," ucap Hera Agus, petugas Satpol PP menirukan kata-kata Ayu Ting Ting saat terjaring razia ganjil genap di GT Bogor.

    M YUSUF MANURUNG | M.A MURTHADO | ANTARA | KORAN TEMPO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.