Jambret Spesialis Anak-anak Termasuk Perampasan Kalung Diringkus, Ini Modusnya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penjambretan. assettype.com

    Ilustrasi penjambretan. assettype.com

    TEMPO.CO, Jakarta -

    Anggota Reserse Mobil alias Resmob Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku jambret, yaitu HIS, 34 tahun dan H (40), yang diduga kerap mengincar anak-anak sebagai korban.

    Mereka disebut sering beroperasi di kawasan Depok, Jawa Barat dan Jakarta Selatan.

    "Spesialisnya adalah anak-anak kecil yang megang handphone atau barang berharga lain," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, Kamis, 18 Februari 2021.

    Aksi terbaru yang dilakukan keduanya berlangsung di Jalan Kebagusan 3, tepatnya di sekitar Masjid Al-Masykuriyah, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada 14 Februari 2021. Pelaku yang berboncengan sepeda motor mendatangi korban berusia enam tahun dan seorang temannya.

    "Pelaku berpura-pura menanyakan alamat, lalu merampas kalung yang dipakai koban dan kabur," ujar Yusri.

    Aksi jambret kalung ini terekam kamera CCTV dan sempat viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @warung_jurnalis.

    Yusri mengatakan kedua tersangka mengaku telah sering beraksi. Pada 2019, mereka disebut melakukan jambret sebanyak 10 kali. Sementara pada 2020, telah beraksi sebanyak tiga kali. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 subsider Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

    Sebelumnya, anggota Polres Metro Jakarta Selatan juga menangkap dua pelaku jambret dengan korban anak-anak. Mereka merampas ponsel milik seorang anak yang sedang bermain di Jalan Bayem, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Ahad, 14 Februari lalu.

    Keduanya, yakni Nun, 24 tahun dan Al Haq (27) dirungkus di Bekasi dan Johar Baru pada 16-17 Februari 2021. Video penjambretan ini viral di media sosial. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii, tampak kedua pelaku mendatangi tiga anak yang sedang berada di Jalan Bayem dengan menggunakan sepeda motor.

    Salah satu pelaku tampak turun dari motornya dan sempat berbincang sebentar dengan korban. Tidak lama kemudian, dia merampas ponsel korbannya dan langsung kabur.

    Baca juga : Penjambretan Terhadap Anak Perempuan di Kebagusan, Polisi: Sedang Kami Cek

    "Pelaku berpura-pura menanyakan alamat," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Azis Andriansyah saat konferensi pers daring di Instagram @polres_metro_jakartaselatan, Rabu, 17 Februari 2021

    Azis berujar salah satu pelaku, yakni yang mengemudikan sepeda motor adalah residivis hasil asimilasi. Kepada polisi, keduanya mengaku sudah melakukan aksi jambret di lima tempat lain. Mereka mengincar korban secara acak. "Yang jelas korban yang lengah," kata Azis.

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.