Gerebek Prostitusi Online di Hotel Koja, Polisi Tangkap 82 Remaja

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi prostitusi online (pixabay.com)

    Ilustrasi prostitusi online (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisan Sektor Koja menggerebek sebuah hotel di kawasan Koja, Jakarta Utara karena ditengarai sebagai tempat pekerja seks menjajakan diri secara daring, Rabu sore kemarin. Polisi menciduk 82 remaja yang melakukan prostitusi online

    Mereka terdiri dari 37 laki-laki dan 45 pekerja seks dari hotel itu. “Mereka masih berusia 18-19 tahun," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Koja Ajun Komisaris Wahyudi saat dikonfirmasi, Kamis, 18 Maret 2021. 

    Baca: Bongkar Prostitusi Online di Apartemen, Polisi Ciduk 12 Wanita Muda

    Polisi juga menemukan 22 alat kontrasepsi dari tangan para pekerja seks remaja itu. 

    Wahyudi menerangkan, penggerebekan hotel itu dilakukan setelah mendapat laporan dari masyarakat. Para pekerja seks mengundang tamu melalui aplikasi percakapan MiChat, dan lokasi pertemuannya di hotel itu. 

    “Tarifnya rata-rata Rp 300 ribu.” Polisi masih mendalami dugaan praktik perdagangan manusia dalam kasus prostitusi online ini. Untuk sekarang, para PSK remaja itu sudah dibawa ke kantor polisi untuk didata dan diperiksa. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.