Kepala Polsek Ciracas Sambangi Kediaman Keluarga Zakiah Aini

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Kediaman terduga teroris penyerang Mabes Polri berinisial ZA di Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu petang, 31 Maret 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Sektor Ciracas Komisaris Jupriono menyambangi rumah keluarga terduga teroris Zakiah Aini di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis, 1 April 2021.

Saat kunjungan, Jupriono yang didampingi Ketkua RT 03 membawa beberapa kebutuhan pokok. "Ini ada sedikit oleh-oleh paling tidak bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari," kata Jupriono saat berbincang dengan keluarga dari terduga teroris Zakiah.

Jupriono mengatakan ini adalah bentuk kepedulian dari Polsek Ciracas kepada keluarga terduga teroris ZA untuk sedikit meringankan beban mereka.

"Kami tidak melihat permasalahannya apa. Semuanya warga kami. Apa yang ibu butuh kami akan bantu," kata Jupriono.

Hingga siang ini, situasi di depan kediaman keluarga Zakiah Aini masih dipenuhi oleh para jurnalis yang telah menunggu sejak pagi. Namun sebelumnya orang tua Zakiah enggan berkomentar apa pun kepada wartawan.

Zakiah Aini diketahui sebagai perempuan yang melakukan teror di Markas Besar Polri Jakarta. Ia tewas setelah baku tembak dengan petugas di Mabes Polri. Jenazahnya telah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.






Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

3 hari lalu

Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

Tidak hanya pidana judinya, pelaku serta bandar judi online juga dijerat pasal pencucian uang.


Mabes Polri Menyebut Tidak Ada Anggota Terlibat Peretasan Awak Narasi TV

3 hari lalu

Mabes Polri Menyebut Tidak Ada Anggota Terlibat Peretasan Awak Narasi TV

Kadiv Humas Polri Dedi Prasetyo megatakan tidak ada anggota kepolisian yang terlibat peretasan akun digital milik sejumlah awak redaksi Narasi TV


Kasus Obstruction of Justice Brigadir J Lambat Tuntas, Pemerhati Hukum Desak Jokowi Lakukan Terobosan

5 hari lalu

Kasus Obstruction of Justice Brigadir J Lambat Tuntas, Pemerhati Hukum Desak Jokowi Lakukan Terobosan

Pemerhati hukum mendesak kasus obstruction of justice dalam kasus Brigadir J agar cepat dituntaskan


Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

5 hari lalu

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

Sejak 2010, Sukaharjo kerap terjadi teror dan bom, terakhir ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo. Ini kejadian beberapa tahun belakangan.


Bandit Bersenjata Serang Salat Jumat di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

6 hari lalu

Bandit Bersenjata Serang Salat Jumat di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

Sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah masjid dan menewaskan sedikitnya 15 jamaah salat Jumat di negara bagian Zamfara, Nigeria


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

8 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

10 hari lalu

Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

Pengadilan meminta pemerintah Filipina untuk memerangi pemberontakan komunis, salah satu yang terlama di Asia, dengan menghormati hukum


Pertimbangan di Balik Ditolaknya Banding Ferdy Sambo

12 hari lalu

Pertimbangan di Balik Ditolaknya Banding Ferdy Sambo

Penolakan banding yang diajukan oleh Ferdy Sambo didasarkan pada perilaku yang dilakukan oleh Sambo termasuk perbuatan tercela dan,,,


Banding PTDH Ditolak, Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Final

14 hari lalu

Banding PTDH Ditolak, Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Final

Adapun keputusan sidang banding ini akan diserahkan kepada Ferdy Sambo dalam waktu 3-5 hari.


Polri Tidak akan Gelar Seremoni Pemecatan Ferdy Sambo

14 hari lalu

Polri Tidak akan Gelar Seremoni Pemecatan Ferdy Sambo

Keputusan banding bersifat final dan mengikat, sehingga tidak ada lagi upaya hukum yang bisa dilakukan Ferdy Sambo.