Kota Depok Kenalkan Transportasi Bus Baru Bernama D Gol

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus Depok Go Lancar atau D'Gol yang berada di terminal Depok. (ANTARA/Foto: Feru Lantara)

    Bus Depok Go Lancar atau D'Gol yang berada di terminal Depok. (ANTARA/Foto: Feru Lantara)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Jawa Barat, mengajak masyarakat menggunakan bus sebagai alat transportasi agar bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas.

    "Kami mempunyai bus Depok Go Lancar atau D'Gol yang melayani satu rute Terminal Jati Jajar-Terminal Margonda Depok," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana di Depok, Jumat.

    Pemerintah Kota Depok berkolaborasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) sudah meluncurkan lima bus medium Bus Rapid Transit (BRT).

    Dadang menjelaskan D’Gol sudah beroperasi sejak 29 Maret 2021. Bus ini melayani masyarakat yang ingin berkeliling Jalan Margonda Raya, meliputi Balai Kota Depok, Dmall, Detos, Margo City, Pesona Square, dan Ramayana.

    ADVERTISEMENT

    "Tarifnya Rp 7 ribu sekali jalan. Masyarakat bisa berpergian menuju pusat perbelanjaan di Kota Depok tanpa menggunakan kendaraan pribadi karena dari titik awal hingga akhir hanya memakan waktu kurang dari 30 menit," katanya.

    Menurut dia D’GOL berangkat melalui Terminal Tepadu Kota Depok, Mall Depok, SMP Pribadi, Hotel Bumi Wiyata, Ujung Juanda, Halte Jutpi, Pelni, Ujung Juanda. Lalu, Simpangan Pekapuran, gang Nangka, Simpangan Depok, Villa Pertiwi dan terminal Jatijajar.

    Untuk rute pulang dari Terminal Jatijajar, Villa Pertiwi, Simpangan Depok, gang Nangka, UIII, Ujung Juanda, Halte Jutpi, Ujung Juanda, Pesona Khayangan. Kemudian, Ace Hardware, Halte Bank BJB, Halte Pemkot Depok dan di Terminal Terpadu Kota Depok.

    Dadang menambahkan warga Kota Depok yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait D’Gol bisa menghubungi layanan Perum PPD dengan nomor Whatsapp 08111950055, atau bisa melalui media sosial instagram @perumppd.



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?