Jelang Ramadan, Polda Metro Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2021

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terkait operasi yustisi di Jalan Jatibaru, Jakarta, Senin, 21 September 2020. Pemeriksaan tersebut dalam rangka pembatasan kapasitas angkutan umum menjadi 50 persen untuk mengurangi penyebaran virus covid 19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terkait operasi yustisi di Jalan Jatibaru, Jakarta, Senin, 21 September 2020. Pemeriksaan tersebut dalam rangka pembatasan kapasitas angkutan umum menjadi 50 persen untuk mengurangi penyebaran virus covid 19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Jakarta - Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2021 pada 12 - 25 April 2021. Operasi yang berlangsung sejak menjelang memasuki bulan Ramadan itu bertujuan untuk menekan angka penularan Covid-19. 

    "Selain itu tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan, tertib berlalu lintas, dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 6 April 2021. 

    Baca: Salat Tarawih dan Idul Fitri Boleh Berjamaah, Ini Respons Masjid Istiqlal

    Selain menyasar penertiban lalu lintas, operasi itu juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap larangan mudik Lebaran 2021. Polda Metro Jaya akan menerapkan metode 50 persen preemtif dan 50 persen preventif dalam operasi  itu. 

    "Sasarannya seluruh masyarakat yang tidak patuh protokol sekaligus berkampanye menyebarkan pamflet dan bagi-bagi masker," kata Sambodo. 

    Pemerintah melalui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan larangan mudik pada masa libur Lebaran Mei mendatang. Larangan mudik akan berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

    “Keputusan larangan mudik sudah final. Kami meminta masyarakat tidak mudik agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan, yaitu terjadinya lonjakan kasus Covid-19,” ujar Budi Karya dalam keterangannya, Ahad, 4 April 2021.

    Budi Karya mengatakan kementeriannya akan segera menerbitkan aturan pengendalian transportasi untuk membatasi pergerakan masyarakat dalam waktu dekat. Peraturan menteri mulai diberlakukan pada Ahad, 4 April, menjelang Ramadan yang diperkirakan dimulai pada 13 April.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.