Ada Rambu Khusus Road Bike di JLNT, B2W Indonesia: Sungguh Tak Elok

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana uji coba pemberlakuan lintasan road bike di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 23 Mei 2021. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Suasana uji coba pemberlakuan lintasan road bike di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 23 Mei 2021. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Bike to Work atau B2W Indonesia mengkritik rambu sepeda road bike yang terpasang di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang.

    Ketua Tim Advokasi B2W Indonesia Fahmi Saimima menyebut rambu yang dibuat Dinas Perhubungan DKI Jakarta itu tak elok.

    "Sungguh tidak elok terkait rambu yang dibuat Dishub dengan deskripsi redaksional road bike," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 11 Juni 2021.

    Dalam akun Instagram @b2w_indonesia tampak rambu merah putih bergambar sepeda yang dicoret dengan garis merah. Di bawah rambu itu ada papan putih bertuliskan 'kecuali road bike'.

    Menurut Fahmi, tak ada rambu seperti itu di dunia. Dia menuturkan tidak akan ditemukan istilah road bike di undang-undang manapun.

    "Makanya rambu ini dibuat tidak dalam kajian yang baik," ucap dia.

    B2W Indonesia bersama dengan Koalisi Pejalan Kaki dan Road Safety Association (RSA) akan menggelar aksi pada Minggu, 13 Juni 2021. Tujuan aksi adalah menolak jalan layang non tol dijadikan lintasan sepeda balap.

    Sebelumnya, pemerintah DKI berencana membuat lintasan road bike di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang dan jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

    Saat ini penggunaan lintasan road bike masih diuji coba. Sepeda balap ini boleh melintas di Sudirman-Thamrin pada Senin-Jumat pukul 05.00-06.30. Sementara di JLNT hanya setiap Sabtu-Minggu pukul 05.00-08.00 WIB.

    Baca juga: B2W Indonesia Bakal Gelar Aksi Tolak JLNT Jadi Lintasan Khusus Road Bike


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Megawati Bergelimang Gelar Doktor Honoris Causa walau Tak Tamat Kuliah

    Megawati akan menerima gelar kehormatan dari Universitas Pertahanan. Gelar itu akan melengkapi koleksi gelar Doktor Honoris Causa yang ia terima.