Naik KRL Mulai 12 Juli Harus Punya Surat STRP, Pekerja Sektor Esensial, dan...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang menunggu keberangkatan di dalam Kereta Rangkaian Listrik saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 5 Juli 2021. Jumlah penumpang KRL pada Senin pertama PPKM Darurat mengalami penurunan sebanyak 27 persen dibandingkan dengan Senin pekan lalu sebelum PPKM Darurat diberlakukan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Calon penumpang menunggu keberangkatan di dalam Kereta Rangkaian Listrik saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 5 Juli 2021. Jumlah penumpang KRL pada Senin pertama PPKM Darurat mengalami penurunan sebanyak 27 persen dibandingkan dengan Senin pekan lalu sebelum PPKM Darurat diberlakukan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 50 tahun 2021 terkait perjalanan dengan moda kereta api, mulai Senin, 12 Juli 2021, tidak semua orang dapat naik KRL.

    KRL hanya diperuntukan untuk pekerja sektor esensial dan kritikal yang wajib menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Surat Keterangan lainnya.

    “Nantinya, mulai Senin mendatang akan ada pemeriksaan persyaratan kelengkapan dokumen untuk naik KRL tersebut yang dilakukan oleh pemerintah, aparat kewilayahan setempat dan pihak-pihak terkait di jalan-jalan akses menuju stasiun atau di pintu masuk stasiun,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba melalui keterangan tertulisnya pada Jumat, 9 Juli 2021.

    KRL tetap beroperasi dari pukul 04.00 sampai 21.00 selama masa PPKM Darurat hanya untuk pekerja sektor esensial dan kritikal.

    Untuk aktivitas dalam sektor esensial meliputi:

    1. Keuangan dan perbankan hanya meliputi asuransi, bank, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan.
    2. Pasar modal.
    3. Teknologi informasi dan komunikasi meliputi operator seluler, data center, internet, pos, media terkait dengan penyebaran informasi kepada masyarakat.
    4. Perhotelan non penanganan karantina.
    5. Industri orientasi ekspor sesuai aturan teknis yang berlaku.

    Sedangkan untuk sektor kritikal, meliputi:

    1. Kesehatan
    2. Keamanan dan ketertiban masyarakat
    3. Energi
    4. Logistik, transportasi, dan distribusi terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat
    5. Makanan dan Minuman dan penunjangnya, termasuk untuk ternak/hewan peliharaan
    6. Petrokimia
    7. Semen dan bahan bangunan
    8. Objek Vital Nasional
    9. Proyek Strategis Nasional
    10. Konstruksi
    11. Utilitas dasar (listrik, air, pengelolaan sampah).

    “Untuk para penumpang KRL yang termasuk di sektor esensial dan kritikal kami imbau untuk tetap mengikuti protokol kesehatan saat menggunakan KRL, gunakan masker ganda, ikuti pengukuran suhu tubuh, cuci tangan, dan jaga jarak,” tambah Anne.  

    Baca juga : Begini Langkah Mengurus STRP di Situs Jakevo

    ZEFANYA APRILIA | DA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.