Kasus Tipu Daya Satpol PP Abal-abal, Polda Metro Jaya: Kami Usut

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Satpol PP / Satuan Polisi Pamong Praja. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    Ilustrasi Satpol PP / Satuan Polisi Pamong Praja. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus menerangkan pihaknya saat ini sedang melakukan pengusutan kasus dugaan penipuan perekrutan Satpol PP oleh dua orang.

    Kasus ini dilaporkan langsung oleh Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin.  

    "Kemarin memang ada penyerahan dari Kepala Satpol PP Provinsi Pak Arifin, ada dua orang. LP-nya baru tadi jadi, sementara yang bersangkutan masih kami lakukan pemeriksaan," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Juli 2021.  

    Yusri menjelaskan, pihaknya belum bisa membeberkan lebih lanjut kasus ini. Sebab, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap dua orang Satpol PP palsu itu.  

    "Jadi modusnya apa, berapa korban yang dia sudah tipu, nanti kami tunggu hasil pemeriksaan. Besok saya akan sampaikan," kata Yusri.  

    Sebelumnya, video penangkapan terhadap dua Satpol PP gadungan itu viral di media sosial. Penangkapan Satpol PP palsu itu dilakukan oleh para Satpol PP asli yang dipimpin langsung oleh Arifin.  

    Para pelaku ditangkap di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Saat dibekuk, mereka tengah melakukan tindak penipuan kepada beberapa orang yang direkrut menjadi Satpol PP.  

    Dalam keterangan di video itu, kedua pelaku merekrut orang yang ingin menjadi Satpol PP dengan syarat menyerahkan uang sebesar Rp 7 - 25 juta. Setelah menyerahkan uang tersebut, para korban nantinya akan mendapatkan surat kontrak palsu dengan tanda tangan Arifin.  

    Sampai sejauh ini, baru ada sembilan korban penipuan rekrutmen Satpol PP itu yang berhasil diketahui. Polisi masih berusaha mengembangkan penangkapan tersebut. 

    Baca juga : Satpol PP Gadungan Tipu Puluhan Orang Jadi Pegawai Kontrak di DKI 

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.