Cerita Tetangga Blok Rocky Gerung: Dapat Somasi Kini Sewa Pakai ke Sentul City

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara rumah milik pengamat politik Rocky Gerung di Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Jawa Barat, Senin 13 September 2021. Lahan seluas 800 m tersebut diklaim Sentul City. Sentul City mendapatkan tanah tersebut sejak tahun 1990an dengan cara menerima pelepasan dari tanah HGU PTPN 11 Pasir Madang seluas 1.100 Ha yang berlokasi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang. TEMPO/Subekti.

    Foto udara rumah milik pengamat politik Rocky Gerung di Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Jawa Barat, Senin 13 September 2021. Lahan seluas 800 m tersebut diklaim Sentul City. Sentul City mendapatkan tanah tersebut sejak tahun 1990an dengan cara menerima pelepasan dari tanah HGU PTPN 11 Pasir Madang seluas 1.100 Ha yang berlokasi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Bogor - Selain Rocky Gerung, beberapa orang yang menempati lahan di Blok 026 Gunung Batu, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor juga menerima somasi dari PT Sentul City. Pengembang itu mengklaim tanah yang ada di blok itu termasuk yang ditempati Rocky adalah milik Sentul City.

    Salah satunya adalah Adi, 52 tahun. Ia mengisahkan kalau dirinya juga mendapat somasi dari PT Sentul City. Lahan yang dia beli di wilayah itu seluas 300 meter persegi.

    Kepada Tempo Adi bercerita bahwa ia membeli lahan tersebut berawal dari iklan di salah satu aplikasi jual beli online. Ia kemudian menghubungi seorang bernama Bayu yang mengaku sebagai pemilik lahan.

    "Saya turun ke lokasi dan ngecek. Kami lihat pemandangannya bagus, kami pikir cocok untuk membangun usaha kafe di sini," kata Adi. Ia kemudian bertanya kepada Bayu soal status lahan yang akan dibelinya itu. Bayu kemudian menjawab bahwa itu adalah lahannya.

    "Saya beli Rp 320 juta untuk lahan itu," kata Adi di Bojong Koneng, Kamis 16 September 2021.

    Adi bercerita saat proses jual beli itu, ternyata teknisnya oper alih. Bayu yang mengaku sebagai pemilik lahan, mengatakan cara oper alih itu digunakan sebab lahan masih berstatus HGU. Adi pun percaya begitu saja, dan melakukan transaksi. Namun di tengah perjalanan membangun pondasi, Adi menerima surat somasi dari Sentul City.

    "Kaget lah saya, jujur awalnya saya juga gak terima karena saya meyakini transaksi yang saya lakukan sesuai prosedur," ujarnya. Adi berkisah, saat seorang temannya juga akan membeli lahan di situ, ia pun ikut mengecek ke BPN soal lahannya.

    "Saya lemas saat BPN menyebut bahwa lahan itu sudah ada sertifikat HGB nya nomor 2412 atas nama Sentul City," ujar dia. Adi pun merasa tertipu dengan pria bernama Bayu yang menjual lahan ke dia. "Saat ini saya sebut dia biong tanah."

    Namun Adi mengatakan, ia tak mau rugi begitu saja dengan menyerahkan lahan ke Sentul City. Beberapa kali Adi mencoba mendatangi Sentul City namun banyak orang yang menghalanginya.

    "Tapi pas somasi ke dua, itu saya langsung yang terima. Saat itu juga saya jadikan kesempatan untuk masuk ke Sentul, akhirnya ketemu dan konfirmasi perihal lahan itu," kata Adi.

    Setelah bertemu dengan Sentul, Adi mengaku diperlihatkan Sertifikat dan legalitas lahan yang dia kelola itu. Adi pun menerima karena dia sudah cek fakta legalitas dan kepemilikan lahan. Setelah itu, Adi pun melobi Sentul untuk bagaimana caranya agar dia tidak merugi dan tetap bisa melanjutkan usahanya di lahan itu.

    "Saya akui kalau saya tertipu oleh biong, Sentul pun memahami kondisi saya yang mengalami kerugian ratusan juta. Akhirnya Sentul memberikan pilihan sewa pakai lahan, saya ikuti dan sekarang usaha saya tenang tidak cemas lagi nerima somasi-somasi," ucap Adi.

    Saat ditanya perihal sengkarut lahan Rocky Gerung yang juga menerima somasi dari Sentul, Adi mengatakan dirinya tidak mau berkomentar karena posisi dia dan Rocky sama yakni menerima somasi dari Sentul City.

    "Tapi bukan hanya kami, masih ada tiga pemilik cafe lainnya yang sama dalam blok ini yang juga menerima somasi. Saya tidak mau mengomentari permasalahan orang, karena sama masalahnya. Lebih baik saya selesaikan masalah saya sendiri," ujarnya.

    Baca juga: Sengkarut Lahan Rocky Gerung Vs Sentul City, Bupati Bogor Angkat Bicara

    M.A MURTADHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    LRT Jabodebek Rute Cibubur - Ciracas Bertubrukan, Ini Fakta-faktanya...

    LRT Jabodebek mengalami kecelakaan di antara Stasiun Cibubur Harjamukti dan Ciracas. Direktur Utama PT INKA memberikan penjelasan tentang insiden itu.