Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ratusan Korban Kebakaran Pasar Gembrong Tempati Rusun CBU

image-gnews
Warga korban kebakaran Pasar Gembrong mulai menempati unit kamar di Rusun CBU, Jakarta, Selasa 24 Mei 2022. Sebanyak 110 warga korban kebakaran Pasar Gembrong RW 01, Jakarta Timur (Jaktim) mulai menempati lokasi penampungan sementara di Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Utara (CBU). Warga korban kebakaran Pasar Gembrong bisa menempati Rusun CBU selama tiga bulan secara gratis. TEMPO/Subekti.
Warga korban kebakaran Pasar Gembrong mulai menempati unit kamar di Rusun CBU, Jakarta, Selasa 24 Mei 2022. Sebanyak 110 warga korban kebakaran Pasar Gembrong RW 01, Jakarta Timur (Jaktim) mulai menempati lokasi penampungan sementara di Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Utara (CBU). Warga korban kebakaran Pasar Gembrong bisa menempati Rusun CBU selama tiga bulan secara gratis. TEMPO/Subekti.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang revitalisasi permukiman korban kebakaran Pasar Gembrong dimulai, ratusan warga mulai dipindahkan ke Rusun Cipinang Besar Utara (CBU). Ketua RW 01 Cipinang Besar Utara Maju Saiman mengatakan ada 110 kepala keluarga yang mulai menempati lokasi penampungan sementara itu. 

Ratusan korban kebakaran Pasar Gembrong RW 01, Jatinegara, Jakarta Timur itu mulai hari ini telah memindahkan barang dari posko pengungsian ke Rusun CBU. Pembagian nomor dan kunci rusun telah dilakukan pada hari Senin.     

"Sekarang sudah masuk ke rusun, sebagian lagi sedang mengemasi barang dan pindah," kata Ketua RW 01 Cipinang Besar Utara itu, Selasa 24 Mei 2022.  

Para korban kebakaran itu akan tinggal sementara di Rusun CBU selama paling tidak 3 bulan. Mereka akan menempati rusun itu selama proses revitalisasi permukiman Pasar Gembrong berlangsung. 

Selama 3 bulan itu, mereka juga mendapat keringanan berupa pembebasan biaya sewa rumah susun tersebut. Mereka juga akan memperoleh bantuan dua kasur dan suplai makanan tiga hari sekali selama seminggu dari Pemerintah Kota Jakarta Timur.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami," kata Maju Saiman. 

Warga korban kebakaran Pasar Gembrong mulai menempati unit kamar di Rusun CBU, Jakarta, Selasa 24 Mei 2022. Sebanyak 110 warga korban kebakaran Pasar Gembrong RW 01, Jakarta Timur (Jaktim) mulai menempati lokasi penampungan sementara di Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Utara (CBU). Warga korban kebakaran Pasar Gembrong bisa menempati Rusun CBU selama tiga bulan secara gratis. TEMPO/Subekti.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Muslim, warga RT 04/01 Pasar Gembrong merasa senang bisa tinggal di Rusun CBU selama rumahnya diperbaiki. Bantuan dari Pemerintah Kota Jakarta Timur itu, kata Muslim, sangat meringankan beban warga.

"Bantuan yang kami terima ini luar biasa, lebih dari cukup," ujarnya

Menurut Maju, proses revitalisasi mulai berlangsung. "Pemerintah sudah melakukan pengukuran," katanya. 

Lurah Cipinang Besar Utara Evi Erawati, sebelumnya menargetkan program revitalisasi permukiman  Pasar Gembrong selesai dalam 3 bulan. Terdapat 171 bangunan di RW 01, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, yang terdampak kebakaran itu.  

Baca juga: Revitalisasi Hunian Warga Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ditargetkan 3 Bulan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Warga Bersedia Tinggalkan Kampung Susun Bayam: Syaratnya Furqon Dibebaskan

27 hari lalu

Warga Rusun Kampung Bayam di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, rapat untuk pilihan pindah dari rusun dengan syarat Ketua Kelompok Petani Kampung Bayam Madani Muhammad Furqon dibebaskan dari penjara Polres Jakarta Utara, Selasa, 21 Mei 2024. TEMPO/Ihsan Reliubun
Warga Bersedia Tinggalkan Kampung Susun Bayam: Syaratnya Furqon Dibebaskan

Warga yang menempati Kampung Susun Bayam melakukan mediasi dengan PT Jakpro dan bersedia pindah dengan syarat


Kementerian PUPR: Progres Rusun ASN di IKN Rata-rata Capai 40 Persen

51 hari lalu

Beginilah penampakan Ibu kota Nusantara di Indonesia nantinya bila semua pembangunan sudah selesai. (Foto: IKN)
Kementerian PUPR: Progres Rusun ASN di IKN Rata-rata Capai 40 Persen

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan progres pembangunan rumah susun (Rusun) ASN di di IKN rata-rata capai 40 persen.


Ketua DPRD DKI Jakarta Dorong Pembangunan Rusun Mix Use Development

52 hari lalu

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi saat rapat paripurna HUT DKI Jakarta, Kamis, 22 Juni 2023. ANTARA/Walda
Ketua DPRD DKI Jakarta Dorong Pembangunan Rusun Mix Use Development

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengatakan pembangunan rumah susun dapat mengatasi daerah kumuh di Jakarta.


Polisi Tetapkan Ketua Kampung Bayam Furqon Sebagai Tersangka

9 April 2024

Muhammad Furqon, 45 tahun, didampingi para kuasa hukumnya di Polres Jakarta Utara pada Jumat, 22 Desember 2023. Ia dipanggil sebagai Ketua Kelompok Tani Madani Kampung Bayam. Jakpro melaporkannya atas dugaan memasuki pekarangan milik orang lain tanpa izin yang berhak. Sumber: Dok. Istimewa.
Polisi Tetapkan Ketua Kampung Bayam Furqon Sebagai Tersangka

Jakpro melaporkan Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam Furqon dengan tuduhan pencurian, perusakan, dan penempatan rumah susun tanpa izin.


Lagi-Lagi Tawuran Warga di Pasar Gembrong, Polisi: Warga Cipinang Besar Utara Gampang Terprovokasi

9 Maret 2024

Kapolres Jakarta Timur Kombes Nicholas Ary Lilipaly saat memberikan keterangan pers saat pertemuan warga RW 01 dan RW 02 di Taman Basura, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Ahad, 28 Januari 2024. Foto: ANTARA/Syaiful Hakim
Lagi-Lagi Tawuran Warga di Pasar Gembrong, Polisi: Warga Cipinang Besar Utara Gampang Terprovokasi

Tawuran warga kembali terjadi di dekat Pasar Gembrong, Jatinegara. Belum lama di daerah ini terjadi tawuran hingga menyebabkan lima polisi luka


Terkini: Ekonom Kritisi Pemerintah yang Kambinghitamkan Harga Beras Akibat El Nino, Beras di Era Jokowi Termahal Sepanjang Sejarah

27 Februari 2024

Pembeli tengah memilih kualitas beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Jumat 1 September 2023. Secara bulanan, inflasi beras pada Agustus 2023 sebesar 1,43 persen merupakan tertinggi sejak Maret 2023. Sebelumnya, pada Februari 2023, harga beras mengalami inflasi sebesar 2,34 persen. Tempo/Tony Hartawan
Terkini: Ekonom Kritisi Pemerintah yang Kambinghitamkan Harga Beras Akibat El Nino, Beras di Era Jokowi Termahal Sepanjang Sejarah

IDEAS menilai terdapat tendensi dari banyak pejabat pemerintah untuk menganggap wajar tingginya harga beras saat ini dengan alasan faktor El Nino.


Alasan Warga Eks Kampung Bayam Tolak Opsi Rusun Heru Budi, Bukan karena Tarif Sewa

28 Januari 2024

Suasana sepi di lantai 1 pelataran tower A Kampung Susun Bayam, Jakarta Utara pada Kamis, 14 Desember 2023. TEMPO/Desty Luthfiani.
Alasan Warga Eks Kampung Bayam Tolak Opsi Rusun Heru Budi, Bukan karena Tarif Sewa

Warga eks Kampung Bayam kelompok Furkon menyatakan sudah buat kesepakatan tarif sewa di HPPO JIS Rp 600 ribu per bulan.


Warga Kampung Bayam Sepakat Tolak Rencana Heru Budi Bangun Rusun Baru di Tanjung Priok

27 Januari 2024

Warga memasak di dapur di Kampung Susun Bayam, Jakarta Utara, Senin, 22 Januari 2023. Saat warga menempati Kampung Susun Bayam, aliran listrik dan air diputus oleh pengelola, alhasil mereka menggunakan genset untuk mengaliri listrik ke kamar-kamar warga di jam-jam tertentu dan melakukan penggalian sumur untuk mendapatkan akses air untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci dan mandi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Warga Kampung Bayam Sepakat Tolak Rencana Heru Budi Bangun Rusun Baru di Tanjung Priok

Warga eks Kampung Bayam yang tergabung dalam kelompok tani binaan maupun PWKB sepakat menolak solusi dari Heru Budi Hartono.


Heru Budi Siapkan Rusun di Nagrak, Pasar Rumput, dan Tanah Pasir untuk Warga Eks Kampung Bayam

26 Januari 2024

Warga mengambil air dari sumur galian di Kampung Susun Bayam, Jakarta Utara, Senin, 22 Januari 2023. Saat warga menempati Kampung Susun Bayam, aliran listrik dan air diputus oleh pengelola, alhasil mereka menggunakan genset untuk mengaliri listrik ke kamar-kamar warga di jam-jam tertentu dan melakukan penggalian sumur untuk mendapatkan akses air untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci dan mandi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Heru Budi Siapkan Rusun di Nagrak, Pasar Rumput, dan Tanah Pasir untuk Warga Eks Kampung Bayam

Solusi itu, kata Heru Budi, muncul setelah pihaknya mendengar aspirasi baik masyarakat maupun PT Jakarta Propertindo selaku pemilik bangunan.


Akses Jalan Rusun Diberi Pita Garis Kuning, Warga Eks Kampung Bayam Tak Diberi Akses Lagi

24 Januari 2024

Warga eks Kampung Bayam menemukan pintu got dan menguras air di dalamnya. Sehingga air menjadi bersih dan bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Pengurasan itu dilakukan pada Rabu, 10 Januari 2024 di belakang rusun Kampung Susun Bayam. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Akses Jalan Rusun Diberi Pita Garis Kuning, Warga Eks Kampung Bayam Tak Diberi Akses Lagi

Kelompok Petani Kampung Bayam Madani (KPKBM) yang merupakan Warga eks Kampung Bayam mengaku tak diberi akses keluar masuk ke Kampung Susun Bayam.