Polisi Tangkap Dua Pelaku Pemerkosaan Anak di Tanjung Priok

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap dua orang terduga pelaku pencabulan dan pemerkosaan anak berinisial ISP, 16 tahun. Pelaku tersebut, yakni petugas kebersihan lepas pantai JP dan petugas Travel serta ABK Kapal Penyebrangan ke Pulau Seribu, SS.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Putu Cholis Aryana menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan ibu korban ke Polsek Kawasan Sunda Kelapa yang mengaku anaknya telah diperkosa dan dicabuli. "Kejadian itu terjadi pada hari Rabu, 13 Juli 2022 sekitar pukul 01.00 WIB di Lantai 2 Kapal Makmur Jaya II Express yang bersandar di Dermaga Kali Adem Muara Angke, Jakarta Utara," ujar dia lewat keterangan tertulis, Kamis, 21 Juli 2022.

Dengan adanya laporan itu, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok mendatangi dan melakukan olah TKP pada Jumat, 15 Juli 2022, sekitar pukul 16.00 WIB. Tim Opsnal Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok langsung menangkap tersangka SS di Dermaga Kali Adem Muara Angke Jakarta Utara.

"SS berikut barang buktinya dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka SS melakukan pelecehan tersebut," katanya.

Sedangkan tersangka JP berdasarkan hasil penyelidikan berada di Pulau Panggang Kepulauan Seribu. Selanjutnya pada Sabtu, 16 Juli 2022 sekitar pukul 09.00 WIB, Tim Opsnal Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang dipimpin Kasatreskrim Ajun Komisaris SN Wiratama, bergerak menuju tempat kediaman JP di Pulau Panggang Kepulauan dengan menggunakan kapal speedboat.

Setelah sampai di lokasi pada pukul 13.00 WIB, JP berada di lokasi. Berdasarkan hasil interogasi di lokasi, JP membenarkan memerkosa korban. "Tersangka JP langsung diamankan dan dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna proses penyidikan lebih lanjut," tutur Putu.

Adapun kedua pelaku disangkakan Pasal 76D jo Pasal 81 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 76E jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. "Dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling banyak Rp 5 miliar," katanya.

Baca juga: Tiga Siswa Korban Pencabulan Guru Agama di Tangerang Dapat Pendampingan






Polres Tanjung Priok Tangkap Pembuat Dokumen Palsu, dari Ijazah Palsu hingga Surat Nikah Palsu

16 jam lalu

Polres Tanjung Priok Tangkap Pembuat Dokumen Palsu, dari Ijazah Palsu hingga Surat Nikah Palsu

Polisi menangkap tujuh pembuat dokumen palsu, mulai dari ijazah palsu hingga surat izin operator (SIO) forklift. Bikin stempel palsu kementerian.


Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun di Karawang, Apa Hukuman Untuk Pelaku?

1 hari lalu

Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun di Karawang, Apa Hukuman Untuk Pelaku?

Tanah air dihebohkan dengan kasus ayah perkosa anak perempuannya selama 7 tahun. Ini hukuman untuk pelaku?


Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan di Kasus Pemerkosaan, Bagaimana Nasibnya di Manchester United?

1 hari lalu

Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan di Kasus Pemerkosaan, Bagaimana Nasibnya di Manchester United?

Manchester United sebelumnya memutuskan bahwa Mason Greenwood tidak akan beraktivitas di klub sampai pemberitahuan selanjutnya akibat kasusnya itu.


Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

2 hari lalu

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

Jaksa menuturkan kuasa hukum Putri Candrawathi seharusnya mempersiapkan bukti-bukti valid tentang pelecehan dan pemerkosaan di awal persidangan.


Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

2 hari lalu

Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Pengadilan Negeri Depok juga mewajibkan Ustaz Ramadhan membayar uang restitusi Rp 30 juta kepada korban. Masih ada tiga tersangka lain.


Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

4 hari lalu

Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

Jaksa mengatakan kuasa hukum bahkan mendukung ketidakjujuran Putri Candrawathi dan melimpahkan kesalahan kepada Yosua.


Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

4 hari lalu

Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

Jaksa mengatakan pleidoi Putri Candrawathi tidak memiliki dasar yuridis yang kuat untuk menggugurkan surat tuntutan.


Dani Alves Berada Satu Sel dengan Pengawal Ronaldinho di Penjara Brians 2 di Barcelona

5 hari lalu

Dani Alves Berada Satu Sel dengan Pengawal Ronaldinho di Penjara Brians 2 di Barcelona

Dani Alves saat ini mendekam di penjara Brians 2 di Barcelona karena kasus pelecehan seksual sejak 20 Januari lalu.


Pengacara Yakin Dani Alves Bisa Dibebaskan dari Penjara dalam Waktu Satu Bulan

5 hari lalu

Pengacara Yakin Dani Alves Bisa Dibebaskan dari Penjara dalam Waktu Satu Bulan

Tim kuasa hukum Dani Alves berencana mengajukan banding terhadap perintah penahanan sementara tanpa jaminan terhadap kliennya, Senin, 30 Januari 2023.


Terduga Pelaku Pencabulan di Rusun Marunda Hapus Data di Laptop dan Ponsel

9 hari lalu

Terduga Pelaku Pencabulan di Rusun Marunda Hapus Data di Laptop dan Ponsel

Terduga pelaku pencabulan anak di Rusun Marunda sempat menghapus sejumlah data di ponsel dan laptop sebelum dibawa ke Polres Jakarta Utara.