Kisruh Tanah Wakaf Masjid Kebon Sirih, Pengurus RW Lapor ke Heru Budi

Spanduk penolakan penggusuran Masjid Al Hurriyah di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis 24 Maret 2022. Warga Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat menolak pembongkaran Masjid Al Hurriyah yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka. Mereka menilai, pemindahan dan pembongkaran masjid yang dibangun di atas tanah wakaf seluas 595 m2 itu dilakukan secara sepihak. Lahan masjid di -ruislag dengan lahan yang berada di wilayah Pasar Minggu Jakarta Selatan. Proses tukar guling, kata Tommy, dilakukan oleh orang-orang yang mengaku sebagai Pengurus Yayasan Al Hurriyah, (bukan warga Kebon Sirih) dengan pihak pengembang PT GLD Properti atau PT MNC Properti Group. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Rukun Warga 06, Kelurahan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat resmi melaporkan kisruh tanah wakaf masjid Kebon Sirih atau Masjid Al-Hurriyah ke Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada Kamis, 17 November 2022. 

Surat bernomor: 09-RW-06/XI/2022 itu berisikan penolakan tukar guling tanah wakaf dan permohonan perlindungan hukum. "Kami memohon kiranya bapak Gubernur dapat membantu membatalkan proses tukar guling tanah wakaf Masjid Al Hurriyah dan meminta pihak pengembang PT GLD Property atau MNC group membangun kembali masjid yang telah dirobohkan," ujar Ketua RW 06 Tomy Tampatty dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 November 2022. 

Selain itu, Tomy meminta agar Heru Budi memberikan perlindungan hukum terkait dengan dugaan kriminalisasi terhadap dirinya yang kini ditetapkan tersangka atas laporan pencemaran nama baik. Tomy dilaporkan ke polisi oleh pengembang tersebut. "Kami memohon kiranya Pemda DKI atau bapak gubernur dapat memberikan perlindungan hukum mengingat penolakan yang kami lakukan adalah bagian dari tugas kami selaku Ketua RW 06 yang harus memperjuangkan aspirasi dan hak warga/jemaah dalam mempertahankan rumah ibadah Masjid Al Hurriyah Kebon Sirih," kata Tomy. 

Bantah Lakukan Pencemaran Nama Baik 

Tomy menyatakan pengurus RW 06 tidak melakukan pencemaran nama baik siapapun, tapi hanya melakukan upaya menjaga Masjid Kebon Sirih. "Kami melakukan protes keras atas perusakan dan tukar guling  tanah wakaf Masjid Al Hurriyyah Kebon Sirih yang dilakukan oleh orang-orang yang mengaku sebagai pengurus Yayasan Al Hurriyah  (orang-orang tersebut bukan warga Kebon Sirih)," kata Tomy. 

Menurut Tomy, tukar guling tersebut dilakukan pihak pengembang PT GLD Property atau MNC Group untuk kepentingan bisnis. 

Tersangka Pencemaran Nama Baik MNC Group 

Tomy Tampaty mengakui saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik oleh penyidik Polres Jakarta Pusat. 

Aksi penolakan itu berbuah surat laporan pengembang ke Polres Jakarta Pusat. Pada tanggal 29 Maret 2022 pengurus RW 06 menerima Surat Panggilan Nomor: B/2015/III/Res.1.14/2022/Restro JP Polres Jakarta Pusat. "Kami dilaporkan dengan tuduhan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik di muka umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat 2 Undang Undang No.1 Tahun 1946," kata Tomy. 

Mereka menilai, pemindahan dan pembongkaran masjid yang dibangun di atas tanah wakaf seluas 595 meter persegi itu dilakukan secara sepihak demi kepentingan sebuah perusahaan properti. "Sekarang ini masjid tersebut telah dirusak dan dibongkar dengan alasan tanah dan bangunan masjid telah dilakukan tukar guling atau ruislag," kata Tomy. 

Menurut Tomy, lahan masjid di-ruislag dengan lahan yang berada di wilayah Pasar Minggu Jakarta Selatan. "Tukar guling tersebut sulit bisa diterima akal sehat karena  Masjid Al Hurriyah  berada di wilayah Kebon Sirih Jakarta Pusat dan ditukar dengan lahan yang berada di wilayah Pasar Minggu Jakarta Selatan dan dijadikan lahan untuk kepentingan bisnis MNC group," kata Tommy. 

Selama ini, kata Tommy, masjid itu digunakan warga RW 06, RW05, RW 07, RW 09 dan masyarakat umum lain yang melakukan kegiatan usaha di wilayah itu.

Menurut Tommy, proses tukar guling itu  melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf dan melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf. 

JONIANSYAH HARDJONO

Baca juga: Aliansi Umat Muslim Minta MNC Group Bangun Kembali Masjid Kebon Sirih






Nikita Mirzani Dilaporkan oleh Tengku Zanzabella Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ini Reaksi Pengacaranya

3 hari lalu

Nikita Mirzani Dilaporkan oleh Tengku Zanzabella Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ini Reaksi Pengacaranya

Tengku Zanzabella merasa dirugikan karena nomor teleponnya disebarkan Nikita Mirzani sehingga banyak pesan yang masuk.


Profil Masjid Agung Sheikh Zayed yang Dikunjungi Jennie BLACKPINK

3 hari lalu

Profil Masjid Agung Sheikh Zayed yang Dikunjungi Jennie BLACKPINK

Baru saja, Jennie BLACKPINK mengunjungi Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi. Begini profil masjid dengan biaya pembangunan Rp 815 miliar.


Lagi, Nikita Mirzani Dilaporkan Dugaan Pencemaran Nama, Sebar Nomor HP & Sebut Wanita Bertato

4 hari lalu

Lagi, Nikita Mirzani Dilaporkan Dugaan Pencemaran Nama, Sebar Nomor HP & Sebut Wanita Bertato

Nikita Mirzani dilaporkan soal menyebut ciri-ciri perempuan bertato yang identik dengan korban.


Masjid Ivan Gunawan di Uganda Diresmikan, 800 Porsi Makanan Dibagikan ke Warga Lokal

5 hari lalu

Masjid Ivan Gunawan di Uganda Diresmikan, 800 Porsi Makanan Dibagikan ke Warga Lokal

Sempat mengalami kendala perizinan, Masjid Indonesia by Ivan Gunawan di Uganda akhirnya diresmikan setelah dibangun selama kurang dari setahun.


Aksi Penipuan Atas Nama AMSI Terjadi, Publik Diminta Waspada

7 hari lalu

Aksi Penipuan Atas Nama AMSI Terjadi, Publik Diminta Waspada

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyebut ada aksi penipuan mengatasnamakan organisasi mereka


Tak Terima Betrand Peto Difitnah, Ruben Onsu Ancam Lapor Polisi

8 hari lalu

Tak Terima Betrand Peto Difitnah, Ruben Onsu Ancam Lapor Polisi

Ruben Onsu diwakili pengacaranya meminta pelaku menghapus konten-konten hoaks yang menyudutkan Betrand Peto secepatnya.


4 Pria Mabuk Tembakau Sintetis di Depan Masjid Kampus di Depok, Polisi: Mereka Fly Berat

8 hari lalu

4 Pria Mabuk Tembakau Sintetis di Depan Masjid Kampus di Depok, Polisi: Mereka Fly Berat

Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok mengamankan empat orang pria yang sedang teler diduga mabuk tembakau sintetis di depan masjid kampus di Depok.


Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Tewaskan 32, Polisi Menjadi Target

8 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Tewaskan 32, Polisi Menjadi Target

Masjid yang menjadi sasaran bom bunuh diri ini berada di kompleks kepolisian yang dijaga ketat.


Samuel Sekuritas: IHSG Menguat di Sesi I, Ditutup di Level 6.929,1

12 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Menguat di Sesi I, Ditutup di Level 6.929,1

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 6.929,1 di sesi pertama perdagangan Jumat, 27 Januari 2023.


Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

13 hari lalu

Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

Sebanyak 18 konsumen Meikarta digugat perdata oleh Meikarta usai menuntut haknya. Apa saja janji manis yang sempat ditawarkan Meikarta sebelumnya?