Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sepanjang 2022 Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tolak 1.222 WNA Masuk RI

Reporter

image-gnews
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 8 Maret 2022. Penghapusan persyaratan tes PCR dan antigen itu berlaku bagi penumpang yang telah menerima vaksin dosis kedua atau vaksin dosis ketiga (booster) COVID-19 yang berlaku per 8 Maret 2022. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 8 Maret 2022. Penghapusan persyaratan tes PCR dan antigen itu berlaku bagi penumpang yang telah menerima vaksin dosis kedua atau vaksin dosis ketiga (booster) COVID-19 yang berlaku per 8 Maret 2022. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta mencatat sepanjang tahun 2022 telah menolak masuk 1.222 Warga Negara Asing (WNA) dari berbagai negara di dunia.

"Alasan penolakan beragam dari tidak lengkap persyaratan paspor dan juga masuk daftar cekal internasional," ujar Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto dalam Refleksi Tahun 2022 di kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Kamis 29 Desember 2022. 

Tito mengatakan tingginya lalu lintas pelaku perjalanan internasional tidak membuat imigrasi Soekarno-Hatta lengah. Menurut dia, sepanjang tahun 2022, Imigrasi Soekarno-Hatta menolak masuk 1.222 Orang Asing dan menunda keberangkatan 4.119 orang, yang terdiri atas 568 WNA dan 3.551 WNI. 

Tito menyebutkan, WNA asal  Bangladesh menjadi paling banyak ditolak masuk ke Indonesia, yakni sebanyak 150 orang, disusul India sebanyak 142 orang, Pakistan sebanyak 72 orang, Nigeria 50 orang dan Amerika Serikat 47 orang. 

"Alasan paling banyak penolakan WNA karena alasan keimigrasian, sebanyak 821 orang. Dan juga alasan kemigrasian lain sesuai dengan Permenkumham Nomor 34 Tahun 2021, yakni sebanyak 355 orang," kata Tito. 

Selain itu, kata Tito, penolakan juga ada berdasarkan rekomendasi KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) sebanyak 23 orang, alasan keimigrasian lain sebanyak 21 orang yang berlaku di tahun 2022 ini, yakni aturan yang tertuang dalam SE Dirjenim tahun 2022 dan 2 orang lainnya karena alasan keimigrasian sesuai dengan Permenkumham Nomor 44 Tahun 2015. "Misalnya saja paspor tak sesuai, masuk dalam daftar cekal internasional, dan sebagainya," kata Tito. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sementara itu, Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta juga menunda keberangkatan 3.551 WNI ke Luar Negeri selama periode 1 Januari-27 Desember 2022. 

Tito menjelaskan, penundaan keberangkatan WNI ke luar negeri tersebut dilakukan karena berbagai alasan keimigrasian. "Salah satunya karena tidak memiliki dokumen perjalanan yang sesuai," ucapnya. 

Alasan lainnya, kata dia, penundaan keberangkatan WNI tersebut, karena  diduga akan menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural, masuk dalam daftar cekal, memiliki paspor ganda dan alasan lainnya. 

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Catat Banyak WNI Berlibur ke Luar Negeri

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


WNI yang Hilang di Jepang Rupanya Ditangkap Imigrasi

1 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
WNI yang Hilang di Jepang Rupanya Ditangkap Imigrasi

Kabar WNI atas nama Revi Cahya Widi Sulihatin hilang di Jepang ramai dibicarakan di media sosial


Kanwil Kemenkumham Bali Pastikan WNA Inggris Penerobos Bandara dengan Truk Diproses Hukum Sebelum Dideportasi

5 hari lalu

Masyarakat mengerumuni truk gabah yang dirampas seorang WNA asal Inggris untuk menerobos Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Senin, 10 Juni 2024. ANTARA/tangkap layar Madebali24
Kanwil Kemenkumham Bali Pastikan WNA Inggris Penerobos Bandara dengan Truk Diproses Hukum Sebelum Dideportasi

Kepala Kanwil Kemenkumham Bali mengatakan insiden WNA terobos bandara menggunakan truk rampasan ini perlu menjadi perhatian serius semua pihak.


Polisi Tangkap WNA Asal Inggris yang Rampas Truk untuk Pergi ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

5 hari lalu

WNA pelaku perampasan truk di Bali,  Damon Anthony Alexander Hills ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu 9 Juni 2024. ANTARA/HO-Istimewa
Polisi Tangkap WNA Asal Inggris yang Rampas Truk untuk Pergi ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Peristiwa WNA merampas truk dan menganiaya sopir truk itu terjadi pada Minggu malam pukul 22.00 di Kerobokan, Kuta.


Tabrakan Beruntun di Tol Bandara, 4 Mobil Ringsek

6 hari lalu

Ilustrasi mobil tabrakan. TEMPO/Subekti
Tabrakan Beruntun di Tol Bandara, 4 Mobil Ringsek

Empat kendaraan roda empat rusak parah dalam tabrakan beruntun di Jalan Tol Sedyatmo menuju Bandara Soekarno-Hatta.


Layanan Moda Transportasi Darat di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Cek Titik Lokasinya

7 hari lalu

Damri meluncurkan satu unit bus listrik untuk angkutan penumpang rute bandara di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis, 25 November 2021. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Layanan Moda Transportasi Darat di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Cek Titik Lokasinya

Pengelola Bandara Soekarno-Hatta, PT AP II menata dan memindah titik lokasi layanan moda transportasi darat yang ada di Terminal 1.


Waspada Penipuan Modus Tukar Kartu ATM di Bandara Soekarno-Hatta

10 hari lalu

Penumpang pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saat berlakunya aturan baru jastip di Kota Tangerang, 15 Maret 2024. TEMPO/Martin Yogi Perdamean
Waspada Penipuan Modus Tukar Kartu ATM di Bandara Soekarno-Hatta

Polisi meminta masyarakat waspada penipuan dengan modus tukar kartu ATM di Bandara Soekarno-Hatta.


Ditjen Imigrasi Evaluasi Negara Subjek Visa On Arrival, Rusia Salah Satunya

11 hari lalu

Dirjen Imigrasi Silmy Karim didampingi Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto saat memberikan keterangan terkait WNA yang bermasalah di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 27 Maret 2023. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO
Ditjen Imigrasi Evaluasi Negara Subjek Visa On Arrival, Rusia Salah Satunya

Ditjen Imigrasi Kemenkumham tengah mengevaluasi kebijakan visa on arrival. Rusia menjadi salah satu negara asal WNA yang dievaluasi.


Portugal Perketat Syarat Visa setelah Diserbu Penduduk Asing yang Ingin Menetap

11 hari lalu

Portugal menjadi negara ketiga dalam daftar negara terbaik di dunia versi CN Traveler. Portugal memiliki berbagai wisata alam dan budaya yang wajib dikunjungi, seperti Madeira, Marvao, Azores, hingga Pantai Martinhal.  shutterstock.com
Portugal Perketat Syarat Visa setelah Diserbu Penduduk Asing yang Ingin Menetap

Portugal berencana untuk membuat prioritas visa baru bagi individu dari negara-negara berbahasa Portugis, pelajar, dan pekerja berketerampilan tinggi.


59 WNI Batal Ibadah Haji, Imigrasi: Mereka Tidak Dideportasi

11 hari lalu

Calon Jamaah Haji Kota Semarang Mantapkan Diri Ikuti Prosesi Manasik Haji- Calon jamaah haji kota Semarang 2024 dengan menggunakan kursi roda mengikuti latihan melontar jumrah di Fatimah Az Zahra, Gunungpati, Semarang, Sabtu 25 Mei 2024. Sebanyak 1957 calon haji kota Semarang terbagi dalam 7 kloter akan diberangkatkan ke Mekah pada bulan Mei dan awal Juni nanti. Tempo/Budi Purwanto
59 WNI Batal Ibadah Haji, Imigrasi: Mereka Tidak Dideportasi

Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta menyatakan WNI yang tidak menggunakan paspor haji tidak dideportasi seperti banyak dikabarkan.


5 Kriteria Orang Asing Memiliki Tempat Usaha di Indonesia

12 hari lalu

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi WNA agar bisa mendirikan tempat usaha di Indonesia. Berikut ini informasi lengkapnya. Foto: Canva
5 Kriteria Orang Asing Memiliki Tempat Usaha di Indonesia

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi WNA agar bisa mendirikan tempat usaha di Indonesia. Berikut ini informasi lengkapnya.