Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ratusan Orang Geruduk Kampus UIII Depok Tuntut Pembayaran Ganti Rugi Lahan

image-gnews
Ahli waris tanah hak milik adat Kampung Bojong-Bojong Malaka Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya menggeruduk pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Kamis, 9 Maret 2023. TEMPO/Ricky Juliansyah
Ahli waris tanah hak milik adat Kampung Bojong-Bojong Malaka Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya menggeruduk pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Kamis, 9 Maret 2023. TEMPO/Ricky Juliansyah
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Koalisi Rakyat Anti Mafia Tanah (KRAMAT) bersama tokoh masyarakat dan ratusan ahli waris tanah hak milik adat Kampung Bojong-Bojong Malaka Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya menggeruduk pembangunan kampus UIII atau Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Kamis, 9 Maret 2023.

Sekretaris KRAMAT Yoyo Efendi mengatakan melakukan aksi penggerudukan itu dilakukan karena ahli waris belum mendapat ganti rugi atas pembangunan kampus UIII.

"Kami berdasarkan buku letter c atau buku catatan yang menjadi bagian dokumen Pemda dan tercatat nama-nama pemilik hak tanah adat Kampung Bojong-Bojong Malaka," kata Yoyo.

Unjuk rasa tersebut sempat ricuh yang membuat gerbang UIII jebol dan membuat massa serta mobil untuk orasi masuk ke dalam UIII.

Dari pantauan Tempo di lokasi, sejumlah aparat dari unsur kepolisian dan TNI berjaga mengamankan aksi tersebut

Beberapa ahli waris membawa kertas karton bertuliskan 'Bayar atau Keluar dari Tanah Kami', kemudian 'Diam Ditindas atau Bangkit Melawan'.

Juga ada ahli waris yang mengalungkan kertas yang dilaminating bertuliskan 'Ahli Waris H Dulgani H Pulung, Girik C.7 Luas 6.130 M2, Bayar atau Keluar dari Tanah Kami'.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Salah satu ahli waris dari Dulgani H Pulung, Ali Firdaus mengungkapkan bahwa pemerintah menjanjikan akan membayar lahan yang menjadi hak ahli waris. Namun, masih belum juga diselesaikan.

"Kami tidak mau dibodoh-bodohi, kami hanya menuntut hak kami selaku ahli waris," kata Ali.

Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) berlokasi di Kompleks RRI Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dibangun di atas lahan seluas 142,5 hektare. 

Kampus ini dirancang untuk menjadi kampus masa depan bagi kajian dan penelitian peradaban Islam di Indonesia, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

UIII dicetuskan Presiden Joko Widodo lewat Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2016 dan baru ada proses pembangunan fisik kampus awal Juni 2018.

Pilihan Editor: Pantau Kesiapan Kampus, Luhut Harap UIII Lahirkan Banyak Cendekiawan Muslim

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Tewaskan Pelajar SMP di Depok

12 jam lalu

Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok Komisaris Suardi Jumaing ungkap tiga pelaku tawuran telah ditangkap, Jumat petang, 14 Juni 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Tewaskan Pelajar SMP di Depok

Polres Metro Depok menangkap tiga orang berinisial F, D dan M yang menganiaya MI (13 tahun) hingga tewas saat tawuran di gerbang tol Desari.


Polisi Ungkap Kronologi Pelajar SMP yang Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Sawangan Depok

16 jam lalu

Ilustrasi tawuran. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
Polisi Ungkap Kronologi Pelajar SMP yang Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Sawangan Depok

Polisi jelaskan kronologi pelajar SMP yang tewas bersimbah darah di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, Depok, Kamis malam, 13 Juni 2024.


Pemerintah Depok Keluarkan Surat Edaran soal Penanganan Limbah Hewan Kurban

22 jam lalu

Pedagang menjajakan hewan untuk kurban di Pasar Hewan Jonggol, jelang Idul Adha di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 13 Juni 2024. Sepekan jelang Hari Raya Idul Adha, pasar yang beroperasi sejak tahun 1969 dan menjadi salah satu pasar hewan terbesar di Jabodetabek tersebut menyediakan sapi sebanyak 900 ekor dan domba atau kambing sebanyak 700 ekor. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Pemerintah Depok Keluarkan Surat Edaran soal Penanganan Limbah Hewan Kurban

Pemerintah Kota Depok mengeluarkan surat edaran agar limbah kotoran hewan kurban tidak membahayakan lingkungan.


Detik-detik Pelajar di Depok Jatuh dari Motor dalam Kondisi Bersimbah Darah, Ditinggal Kabur Temannya

1 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Detik-detik Pelajar di Depok Jatuh dari Motor dalam Kondisi Bersimbah Darah, Ditinggal Kabur Temannya

Pelajar tersebut tiba-tiba jatuh dari motor. Warga Sawangan Depok yang mau menolong terkejut kondisinya bersimbah darah, seperti sekarat.


Kasus Pencabulan Anak Kembali Terjadi di Depok, Pelakunya Kakek dan Om Korban

3 hari lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Kasus Pencabulan Anak Kembali Terjadi di Depok, Pelakunya Kakek dan Om Korban

Pencabulan oleh kakek dan om di Tapos, Depok, tak hanya terhadap satu anak, namun hampir ke semua cucu-cucunya.


Ledakan Pipa PDAM Kota Bandung Bikin Rumah Warga dan Tembok Sungai Ambrol

7 hari lalu

Alat berat mengangkat material reruntuhan rumah ambruk pasca pecahnya pipa air baku PDAM Tirtawening di Cibangkong Lor, Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Bandung, Jawa Barat, 6 Juni 2024. Pecahnya pipa sempat membuat perkampungan banjir dan dua unit rumah yang berada di area dekat pipa pecah ambruk. Saat ini petugas masih menangani pipa Cisangkuy yang pecah. Pasokan air baku ke PDAM Tirtawening sebesar 1.400 liter perdetik dipastikan terganggu karena pipa yang pecah memasok 700 liter per detik. TEMPO/Prima Mulia
Ledakan Pipa PDAM Kota Bandung Bikin Rumah Warga dan Tembok Sungai Ambrol

Pipa saluran air baku PDAM Tirtawening Kota Bandung pecah dan menimbulkan ledakan yang menyebabkan rumah warga rusak.


Kasus Korupsi di UPN Veteran Jakarta, Kejari Depok Tetapkan 2 Tersangka

9 hari lalu

Petugas memeriksa kelengkapan berkas peserta sebelum mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024 di Universitas Pembangunan Nasional
Kasus Korupsi di UPN Veteran Jakarta, Kejari Depok Tetapkan 2 Tersangka

Kejari Depok menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus korupsi pembangunan gedung Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta.


Selain Kasus Pembunuhan Vina, Polisi Masih Berupaya Ungkap Kematian Akseyna di UI Depok

9 hari lalu

Akseyna Ahad Dori, seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang ditemukan tewas di Danau Kenanga UI pada 26 Maret 2015. Saat ditemukan, Akseyna menggunakan tas yang diisi batu sebagai pemberat. Hingga delapan tahun berlalu, polisi belum dapat menemukan tersangka pembunuhan.  Facebook/Peduli Akseyna
Selain Kasus Pembunuhan Vina, Polisi Masih Berupaya Ungkap Kematian Akseyna di UI Depok

Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana mengatakan pihaknya masih berupaya mengungkap tabir kematian Akseyna Ahad Dori yang sudah mengendap 9 tahun.


Apel Rutin Ditiadakan, Supian Suri Sebut Tak Bisa Ucap Perpisahan dengan ASN Pemkot Depok

9 hari lalu

Ketua DPC Gerindra Depok Pradi Supriatna didampingi Sekretaris DPC Gerindra Depok Hamzah menerima CV Bacalon Wali Kota Depok Supian Suri dalam Rakorcab Gerindra Depok di Kinasih Resort, Kecamatan Tapos, Kamis, 23 Mei 2024. TEMPO/ Ricky Juliansyah
Apel Rutin Ditiadakan, Supian Suri Sebut Tak Bisa Ucap Perpisahan dengan ASN Pemkot Depok

Sekda Kota Depok nonaktif Supian Suri menyebut sakit hati tak bisa berpamitan dengan ASN di lingkungan pemerintahan kota. Kenapa?


Pelajar SD di Depok Jadi Korban Bullying, Dipukuli Bergantian

10 hari lalu

Ilustrasi kekerasan pada anak. Pexels/Luana
Pelajar SD di Depok Jadi Korban Bullying, Dipukuli Bergantian

Video bullying terhadap siswi SD di Depok tersebar di sejumlah kalangan. Pelaku memukuli korban bergantian.