Pengemudi Xenia Maut Dikenal Sebagai Produser Film

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobila Daihatsu Xenia ringsek setelah menabrak 12 orang di Jalan M. Ridwan Rais, dekat Patung Tani, Jakarta Pusat. (Polda Metro)

    Mobila Daihatsu Xenia ringsek setelah menabrak 12 orang di Jalan M. Ridwan Rais, dekat Patung Tani, Jakarta Pusat. (Polda Metro)

    TEMPO.CO, Jakarta - Rendy, bukan nama sebenarnya, mengatakan bahwa pengemudi Xenia maut, Afriani Susanti, 29 tahun, merupakan seorang produser yang juga kakak kelasnya. Rendy sendiri pernah bekerja sama dengan Afri.

    Afri, kata Rendy, 24 tahun, terhitung sebagai pekerja keras. Bagi Rendy, hal tersebut tak mengherankan mengingat profesi Afri sebagai seorang produser. Di samping itu, Rendy memandang Afri tidak pernah ingin menyulitkan rekan-rekan yang menjadi kru dalam tim produksinya. Sebisa mungkin Afri memenuhi kebutuhan anggotanya krunya.

    Rendy sempat terlibat dalam proses pra-produksi sebuah film layar lebar bersama Afri. Awalnya Rendy diminta untuk mengambil foto-foto di Bangka dan Belitung, Sumatera, yang menjadi lokasi syuting.

    Ia pun sempat beberapa kali mengikuti rapat bersama Afri. Randy kemudian terpaksa menolak kelanjutan tawaran tersebut karena ketika itu dia merasa kesulitan membagi waktu sebagai mahasiswa.

    Afri, menurut penuturan Rendy, sempat terkejut karena semula mengira Rendy sudah lulus. Meski demikian, Afri tidak keberatan dengan pengunduran diri Rendy.

    Rendy, yang belum lama lulus, mengatakan kemudian mendapat tawaran untuk ikut lagi untuk memproduksi iklan pengharum tubuh. Salah seorang senior Rendy dari jurusan Teater ketika itu menjadi Director of Photography dari iklan yang sedang digarap oleh Afri.

    Sang senior kemudian mengajak Rendy untuk menjadi asisten kamerawan. Saat itu Rendy mengaku sempat terkejut karena Afri sendiri yang menjemput dia di kampus. Afri pulalah yang mengemudi saat itu dengan mobil Xenia hitam.

    Pada Ahad, 23 Januari 2012, mobil Daihatsu Xenia yang disopiri Afriani melaju kencang dan menghantam belasan pejalan kaki di trotoar dan halte di Jalan M.I. Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat. Mobil baru berhenti setelah menabrak halaman kantor Kementerian Perdagangan.

    Akibat tabrakan maut itu, sembilan orang tewas, dan tiga terluka. Para korban itu mayoritas adalah warga yang baru saja pulang berolahraga di Monas. Sembilan orang yang tewas yakni Moch Hudzaifah al Ujay, 16 tahun, Firmansyah (21), Suyatmi (51), Yusuf Sigit (16), Ari (2,5), Nanik Riyanti (25), Fifit Alfia Fitriasih (18), Wawan (17) dan Akbar(22). Sementara tiga orang luka, yakni Siti Mukaromah (30), Keny (8), dan Teguh Hadi Purnomo (30).

    MARIA YUNIAR

    Berita Terkait
    Sopir Xenia Maut Akui Pacu Mobil 100 Km/Jam
    Sopir Xenia Maut Cs Usai Pesta Miras dan Sabu
    Empat Korban Kecelakaan Maut Xenia Satu Keluarga
    Kecelakaan Maut, Pengendara Xenia Jalani Tes Urine

    Kecepatan Xenia 'Maut' Diduga di Atas 70 KM/Jam
    Setelah Dites, Rem Xenia 'Maut" Berfungsi Baik

    Video Tabrakan Maut Xenia Beredar di Internet

    Korban "Xenia" Maut Bertambah Satu

    Empat Korban Kecelakaan Maut Xenia Satu Keluarga
    Satu Korban Kecelakaan Maut Xenia Hamil 3 Bulan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.