Kapolda: Pecat Polisi Narkoba di Kampung Ambon  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Untung S. Rajab (kanan) beserta jajarannya meninjau kesiapan pengamanan kawasan Bundaran Hotel Indonesia menjelang perayaan Tahun Baru di Jakarta, Sabtu (31/12). ANTARA/M Agung Rajasa

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Untung S. Rajab (kanan) beserta jajarannya meninjau kesiapan pengamanan kawasan Bundaran Hotel Indonesia menjelang perayaan Tahun Baru di Jakarta, Sabtu (31/12). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Polda Metro Jaya Untung S. Rajab menolak kabar bahwa aparatnya terlibat dalam peredaran narkoba di Kampung Ambon. Bahkan Untung dengan tegas menyatakan akan memecat anggotanya jika terbukti terlibat peredaran narkoba di sana.

    “Kalau ketahuan, saya pecat. Berapa pun yang terlibat, kita pecat,” kata Untung saat diwawancarai Tempo, Jumat, 4 Mei 2012. “Tunjuk saja, saya akan tindak.”

    Untung menegaskan tidak ada backing polisi dalam peredaran narkoba di Kampung Ambon. “Itu persepsi-persepsi saja. Itu opini tidak benar,” ujar jenderal polisi berbintang dua ini.

    Menurut keterangan warga, seperti yang ditulis majalah Tempo edisi 7 Mei 2012, setiap hari, warga di kompleks itu melihat aparat tak berseragam hilir mudik di sana.

    Seorang pejabat RW yang meminta namanya tak disebut menceritakan hal itu. Aparat itu, ujarnya, mengkonsumsi narkoba di lapak-lapak yang ada, sedangkan aparat lain menjual narkoba ke kampung itu. “Narkoba ada yang dari hasil penggerebekan di tempat lain lalu dijual kemari,” ujarnya.

    Menanggapi tudingan itu, Untung dengan tegas membantah, “Sangat tidak mungkin.”

    RINA WIDIASTUTI | ANTON APRIANTO | PRAMONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.