Di RSKO, Novi Amilia Sudah Tak Mengamuk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model cantik majalah dewasa yang menjadi tersangka kasus kecelakaan lalu lintas, Novi Amalia menghadiri sidang perdananya di Pengadilan Negara Jakarta Barat, (28/5). Tempo/Aditia Noviansyah

    Model cantik majalah dewasa yang menjadi tersangka kasus kecelakaan lalu lintas, Novi Amalia menghadiri sidang perdananya di Pengadilan Negara Jakarta Barat, (28/5). Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Umum Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur, Laurentius Panggabean menyatakan Novi Amilia sudah lebih tenang kondisinya ketimbang saat dibawa ke tempat itu. Rabu kemarin, Novi menjalani tes laboratorium untuk pemeriksaan kesehatan. Namun RSKO belum memberikan tes kejiwaan. (Baca: BNN: Novi Amilia Positif Gunakan Sabu)

    "Pemeriksaan secara bertahap," kata Laurentius saat dihubungi Tempo, Rabu, 3 Juli 2013. "Kemarin-kemarin kan sempat mengamuk. Sekarang lebih tenang dan kooperatif waktu menjalani tes kesehatan."

    Novi adalah terdakwa kasus kecelakaan lalu lintas. Pada 11 Oktober 2012, ia menabrak dan melukai tujuh orang di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Aksinya menarik perhatian publik karena saat menabrakkan mobil Honda Jazz miliknya, Novi dalam keadaan setengah sadar dan hanya mengenakan pakaian dalam. Sebelum kecelakaan, model ini sempat membuka pakaian dan membuang barang-barang dari dalam mobil.

    Selasa kemarin, BNN membawa Novi Amalia ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur karena masih terus mengamuk dan memberontak, saat tiba di BNN. Sehari sebelumnya, atau pada Senin lalu, Novi memang kembali mengamuk dan berulah. Karena kondisi Novi tersebut, sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang diagendakan pada Selasa lalu pun ditunda.

    Kepala Deputi Rehabilitasi BNN, Kusman mengatakan BNN tidak menangani kasus Novi jika hasil tes urine dari Rumah Sakit Polri, dinyatakan positif. “Kasusnya Novi sebagai pengguna dan menjalani rehabilitasi di BNN, tapi kalau kasus lainnya mungkin tetap di Polres Jakarta Selatan,” kata Kusman. Juru bicara BNN, Komisaris Besar Sumirat Dwiyanto menambahkan, “Kasusnya tetap ditangani Polres Jakarta Selatan.”

    ALI AKHMAD | AFRILIA | NIEKE INDRIETTA



    Berita Lainnya:
    Peneliti Jepang Temukan Cara Atasi Gigi Berlubang  
    Dianiaya Kopassus, Gigi Sipir Cebongan Rusak  
    BNN: Novi Amilia Positif Gunakan Sabu  
    BlackBerry Selidiki Penyebab Gangguan BBM
    Jawab Penolakan Mursi, Tentara Siap Mati


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.