Bus BKTB Boros Bahan Bakar dan Stasiun Gas Minim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama turun dari Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) jururan Pluit-Monas di halte TransJakarta Balaikota, Jakarta, Jumat (7/2). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama turun dari Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) jururan Pluit-Monas di halte TransJakarta Balaikota, Jakarta, Jumat (7/2). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Masalah bus-bus baru milik Pemprov DKI Jakarta seperti BKTB bukan hanya karat. Bus BKTB (Bus Kota Terintegrasi Bus Transjakarta) ternyata juga boros bahan bakar.

    Sejumlah sopir yang ditemui Tempo di rute BKTB Pantai Indah Kapuk-Monas kemarin, Senin, 10 Februari 2014, berkata bahwa cukup satu-dua rit saja bagi bus tersebut untuk menipiskan isi tabung bahan bakar. Walhasil, setiap satu-dua rit, bus berbahan bakar gas itu harus isi ulang bahan bakar.

    "Agak boros, Mas, beda sama bus berbahan bakar solar. Baru sekali rit, sudah harus diisi lagi," ujar salah satu sopir, Lumbangaul, 40 tahun.

    Masalah bahan bakar yang boros itu diperparah dengan jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas yang masih terbatas jumlahnya di kawasan Jakarta Utara. Walhasil, ketika bahan bakar habis, sopir harus berlari agak jauh ke SPBG terdekat.

    Berdasarkan keterangan sopir, SPBG terdekat ada di Jelambar dan Pinang Ranti. Namun, tiap SPBG itu pun hanya bisa menerima jenis bus tertentu. SPBG Pinang Ranti, misalnya, yang cukup jauh dari Jakut, hanya bisa mengisi BKTB dengan soket bahan bakar (penghubung dari tangki ke keran atau nozzle) posisi sejajar. Sementara itu, untuk yang di Jelambar--yang lebih dekat dengan Jakut--hanya bisa mengisi bus dengan soket posisi tegak lurus.

    Jika sebuah bus BKTB harus mengisi di Pinang Ranti, bus itu harus menyisakan 50-60 bar gas (setara satu rit) dari kapasitas maksimal 180 bar. Jika bus dipaksakan melaju sampai dua rit, bus agak kewalahan untuk mencapai Pinang Ranti. (Baca: Bus Transjakarta Baru Jokowi: Onderdil Rusak, Mesin Berkarat)

    Namun, jika sebuah bus BKTB harus mengisi di Jelambar, bus bisa beroperasi satu rit lebih lama. Alasannya, posisi Jelambar lebih dekat dengan halte BKTB di PIK.

    Masalah lain dari bus yang boros bahan bakar ini adalah jeda kedatangan antara bus. Karena lama pengisian bahan bakar bisa mencapai sejam, kadang bus telat mencapai halte keberangkatan, Fresh Market PIK. Namun, para sopir berkata bahwa mereka selalu mengusahakan ada satu-dua bus siap siaga di Fresh Market.

    ISTMAN MP

    Berita Terpopuler
    Ahok Soal Busway: Enggak Kena Laut Kok Karatan?
    Jokowi Diminta Audit Busway 'Baru tapi Bekas'
    Busway Baru Rusak, Ahok Naik Pitam
    Kantor Importir Bus Transjakarta tanpa Aktivitas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.