Ahok: Maunya Standar Internasional, Nyatanya...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tempo/Aditia Noviansyah

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah pengadaan bus TransJakarta dianggap bermasalah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mulai mempermasalahkan pengadaan bus tingkat yang akan dijadikan bus pariwisata.(baca:Pengadaan Busway Diduga Ada Kesalahan Prosedur)

    "Bus pariwisata juga masalah. Kami maunya standar internasional. Tapi nyatanya yang standar internasional cuma luarnya,” kata Ahok. “Misalnya, bodinya lisensi Australia, mesinnya Weichai, terus masih mau diuji lagi di Dirjen Perhubungan Darat. Kan, konyol beli mobil kayak gitu."

    Padahal, menurut Ahok, DKI meminta pembelian bus tingkat berkualitas bagus seperti yang ada di Solo atau Singapura. "Beli tuh kayak di Solo atau di Singapura. Kan, tinggal pesen Mercedes-Benz, Volvo, atau Scania, udah jelas, kan? Kenapa mesti beli bus dengan mesin baru yang di Indonesia pun gak punya onderdilnya? Mana ada orang bodoh kayak gitu?" katanya.(baca: Hari Ini, Inspektorat Lapor soal Busway ke Jokowi)

    AW | ANT

    Berita terpopuler
    Digempur Lobi Jalur ITS dan Sogokan, Surutkah Risma?
    Jawaban Risma Soal Isu Korupsi Mobil Dinas 
    PDIP: Ada yang Mengadu Domba dalam Kasus Risma
    Kisah Ransel Hitam Buat Sutan Bhatoegana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.