Ditawari Suap, Ahok Diancam Istri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersiap memukul bedug saat membuka acara Pekan Produk Kreatif Daerah 2013 Provinsi DKI Jakarta, di lapangan Silang Monas, Jakarta (14/6). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Wagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersiap memukul bedug saat membuka acara Pekan Produk Kreatif Daerah 2013 Provinsi DKI Jakarta, di lapangan Silang Monas, Jakarta (14/6). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku pernah diancam oleh istrinya sendiri. Ahok bercerita, dia diancam lantaran tergiur untuk menyuap agar menang dalam pemilihan Gubernur Bangka Belitung pada 2007.

    "Saat itu kan saya kalah, terus gugat di Mahkamah Agung. Nah, ditawari bisa menang asal bisa bayar Rp 50 miliar," kata Ahok di hadapan peserta seminar "Kepemimpinan Nasional dan Moralitas" di Katedral Mesias, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 5 April 2014.

    Kemudian, Ahok meneruskan, saat itu dia sudah berdoa dan memantapkan hati untuk tidak menerima tawaran itu. Tapi, kata dia, nilai beselan terus turun hingga Rp 10 miliar. "Saya goyah dan berdoa lagi, akhirnya mantap untuk menolak," ujarnya. (Baca juga: Ahok: Blusukan ke Masyarakat Tiru Metode Yesus)

    Namun lagi-lagi nilai uang sogok diturunkan, kali ini menjadi Rp 3 miliar. "Ada seorang teman bahkan menawarkan membantu," ujar mantan Bupati Belitung Timur ini.

    Akhirnya Ahok meminta pendapat istrinya, "Dia jawab 'Terserah kamu mau pilih jadi murid Barabas atau Tuhan Yesus' sambil teriak," ujarnya. Dari situ, Ahok memantapkan hati bahwa dia tak akan menyogok. "Saya jadi yakin bahwa ini bukan jalan yang harus ditempuh meskipun memang sebagai manusia ada rasa ingin memimpin," ujarnya.

    SYAILENDRA

    Berita Lainnya:
    Ahok: Blusukan ke Masyarakat Tiru Metode Yesus
    Pamor Prabowo dan Wiranto Terdongkrak Iklan
    Kajian Awal Kartu Pintar Dipertanyakan
    Tiga Tokoh di Dapil Jatim I, Ribuan Polisi Siaga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.