Djarot ke PNS DKI: Jangan Tilep, Pungli!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (kiri) memasangkan lencana Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota Jakarta, 17 Desember 2014. ANTARA FOTO

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (kiri) memasangkan lencana Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota Jakarta, 17 Desember 2014. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendapat banyak laporan soal perilaku korup yang dilakukan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Laporan itu diperoleh Djarot melalui pesan layanan singkat di telepon genggamnya. "Ada beberapa oknum di DKI yang masih melakukan praktek tak terpuji," kata Djarot saat memberikan sambutan dalam upacara peringatan Hari Ibu di Monas, Jakarta Pusat, Senin, 22 Desember 2014. (Baca: Gara-gara Tiang Listrik, Wagub Djarot Ngomel)

    Djarot tak menjelaskan siapa saja pegawai yang melakukan perbuatan korup tersebut dan yang melaporkannya. Djarot juga tak menceritakan apa perbuatan korup yang dilakukan mereka. Djarot meminta para pegawai bekerja bersih dan menjauhi unsur korupsi di lingkungan Pemprov. "Jangan sampai ada unsur tilep-menilep, unsur pungli," ujarnya. (Baca: Blusukan ke Kampung Pulo, Djarot Tercengang)

    Mantan Wali Kota Blitar, Jawa Timur, itu juga meminta pelayanan satu pintu dilakukan. Djarot ingin pelayanan yang sederhana, tak boros, dan tak korup. (Baca: Djarot, Gedung DPRD, dan Akuarium)

    Tak hanya meminta pegawai tak melakukan korupsi, Djarot juga meminta para pegawai melakukan revolusi mental. Salah satunya, dengan mengevaluasi dan memperbaiki apa yang telah mereka kerjakan lalu memperbaikinya. "Revolusi mental dimulai dari diri kita, keluarga kita. Insya Allah, masyarakat akan ikut semua, " ujar Djarot. (Baca juga: Djarot Ditantang Bikin Pasar di Kepulauan Seribu)

    NUR ALFIYAH

    Topik terhangat:
    KSAL Baru | Lumpur Lapindo | Perayaan Natal | Susi Pudjiastuti | Kasus Munir

    Berita terpopuler lainnya:
    'Kalau Lapindo Salah, Kamu Pikir Jokowi Mau' 
    10 Penemuan Ilmiah Paling Menghebohkan 2014
    Faisal Basri: Premium Lebih Mahal dari Pertamax


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.